
Bola.net - Subangkit membeber analisanya tentang kekalahan Sriwijaya FC kala menghadapi Arema Cronus. Menurut Pelatih Sriwijaya ini, kekalahan tersebut tak lepas dari taktik counter attack yang diterapkannya.
"Kita main terbuka, tapi sebelumnya kita main dengan compact defence. Kita lakukan counter attack dan ini berhasil. Terbukti kita sempat unggul lebih dulu," ujar Subangkit.
"Namun, taktik ini beresiko. Kita rawan kena counter attack juga. Terbukti kita kegolan karena pemain-pemain kita kurang cepat kembali," sambungnya.
Sebelumnya, pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (24/08), Laskar Wong Kito sempat unggul lebih dulu melalui gol Asri Akbar. Namun, Arema mampu membalikkan keadaan melalui dua gol Cristian Gonzales dan sebiji gol Samsul Arif.
Lebih lanjut, meski perjudiannya dengan taktik tersebut gagal, Subangkit mengaku tak kecewa. Pasalnya, sejak awal dia memang ingin menerapkan permainan terbuka kala melawan Arema.
"Sejak awal kita ingin mencuri poin pada pertandingan ini. Kalau dapat poin, kita ada peluang lolos ke delapan besar," dia menandaskan. [initial]
(den/pra)
"Kita main terbuka, tapi sebelumnya kita main dengan compact defence. Kita lakukan counter attack dan ini berhasil. Terbukti kita sempat unggul lebih dulu," ujar Subangkit.
"Namun, taktik ini beresiko. Kita rawan kena counter attack juga. Terbukti kita kegolan karena pemain-pemain kita kurang cepat kembali," sambungnya.
Sebelumnya, pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (24/08), Laskar Wong Kito sempat unggul lebih dulu melalui gol Asri Akbar. Namun, Arema mampu membalikkan keadaan melalui dua gol Cristian Gonzales dan sebiji gol Samsul Arif.
Lebih lanjut, meski perjudiannya dengan taktik tersebut gagal, Subangkit mengaku tak kecewa. Pasalnya, sejak awal dia memang ingin menerapkan permainan terbuka kala melawan Arema.
"Sejak awal kita ingin mencuri poin pada pertandingan ini. Kalau dapat poin, kita ada peluang lolos ke delapan besar," dia menandaskan. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 15 November 2024 09:34Saran dan Harapan untuk Timnas Indonesia: Mengulang Sejarah Kemenangan atas Jepang
-
Tim Nasional 15 November 2024 07:19Prediksi Bek Legendaris Skuad Garuda: Timnas Indonesia Bakal Kalahkan Jepang 1-0
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 7 Mei 2026 05:00 -
Liga Champions 7 Mei 2026 05:00 -
Liga Champions 7 Mei 2026 04:31 -
Liga Champions 7 Mei 2026 04:25 -
Liga Champions 7 Mei 2026 04:14 -
Liga Champions 7 Mei 2026 04:05
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579857/original/027359000_1778107128-000_B22W7NF.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579854/original/067239100_1778105713-000_B2339PT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496554/original/096495200_1770548049-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579794/original/080237500_1778074981-IMG-20260506-WA0074.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4216303/original/039199600_1667715598-03.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3977602/original/035575500_1648500851-WhatsApp_Image_2022-03-29_at_04.50.57.jpeg)

