
Bola.net - Tetap eksisnya Tim Transisi yang dibentuk Kemenpora membuat jengah PSSI. Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan mengatakan jika Tim Transisi seharusnya tidak dapat berjalan lantaran adanya putusan sela dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Nyatanya, Tim Transisi kini tetap jalan walau keberlakuan Surat Keputusan Menpora nomor 01307 ditunda. Karena itu, PSSI tidak tinggal diam dan mengirimkan surat kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Bahkan Aristo menilai, jika Kemenpora tidak menghormati dan menjalankan putusan sela dari PTUN.
"Pengadilan telah memberikan keputusan, dan memang mereka hanya memberikan itu. Eksekusinya adalah terkait erat dengan orang yang tertimpa putusannya (Menpora) harus dilaksanakan. Kalau tidak, maka akan ada upaya paksaannya. Karena itu merupakan salah satu penghinaan terhadap kekuasaan umum," ujar Aristo.
"Yang bisa PSSI lakukan saat ini adalah kemarin kami sudah menyurati Menpan & RB untuk melihat perilaku Menteri sejawatnya (Menpora) sebagai eksekutornya ini, kenapa dia tidak menghormati kekuasaan umum. Itu ada di KUHP, contempt of court (penghinaan terhadap peradilan)," sambungnya.
Lebih jauh dikatakan Aristo, PSSI sebetulnya bisa mempermasalahkan hal tersebut. Namun, PSSI disebut enggan memperkeruh persoalan, yang sebelumnya sudah membuat FIFA menjatuhi sanksi untuk sepak bola Indonesia.
"Kemenpora memang punya niat yang tulus untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Yang saya dengar tanggal 23 Juni nanti mereka berencana menemui kami, semoga saja," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Nyatanya, Tim Transisi kini tetap jalan walau keberlakuan Surat Keputusan Menpora nomor 01307 ditunda. Karena itu, PSSI tidak tinggal diam dan mengirimkan surat kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Bahkan Aristo menilai, jika Kemenpora tidak menghormati dan menjalankan putusan sela dari PTUN.
"Pengadilan telah memberikan keputusan, dan memang mereka hanya memberikan itu. Eksekusinya adalah terkait erat dengan orang yang tertimpa putusannya (Menpora) harus dilaksanakan. Kalau tidak, maka akan ada upaya paksaannya. Karena itu merupakan salah satu penghinaan terhadap kekuasaan umum," ujar Aristo.
"Yang bisa PSSI lakukan saat ini adalah kemarin kami sudah menyurati Menpan & RB untuk melihat perilaku Menteri sejawatnya (Menpora) sebagai eksekutornya ini, kenapa dia tidak menghormati kekuasaan umum. Itu ada di KUHP, contempt of court (penghinaan terhadap peradilan)," sambungnya.
Lebih jauh dikatakan Aristo, PSSI sebetulnya bisa mempermasalahkan hal tersebut. Namun, PSSI disebut enggan memperkeruh persoalan, yang sebelumnya sudah membuat FIFA menjatuhi sanksi untuk sepak bola Indonesia.
"Kemenpora memang punya niat yang tulus untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Yang saya dengar tanggal 23 Juni nanti mereka berencana menemui kami, semoga saja," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
-
Tim Nasional 10 Agustus 2026 19:16PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 September 2026 09:30Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
-
Liga Inggris 6 September 2026 09:00Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
-
Liga Inggris 6 September 2026 08:30Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
-
Liga Inggris 6 September 2026 08:00Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
-
Liga Inggris 6 September 2026 07:30Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
-
Liga Inggris 6 September 2026 07:00MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 September 2026 17:23Hasil BRI Super League: PSIM Bangkit di Akhir Laga, Persita Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
-
indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 08:28Abu Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Mengeluh Udara Lebih Sesak
-
Liputan6 6 September 2026 08:06Teras Rumah Warga Jaktim Berdebu Tebal Pagi Ini, Diduga Abu Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 07:35Anak Krakatau Erupsi, 3 Penerbangan Jakarta-Lampung Batal
-
Liputan6 6 September 2026 07:05KAI Sulap Akses Karet-BNI City, Ada Travelator hingga Selasar
-
Liputan6 6 September 2026 06:45Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta
-
Liputan6 6 September 2026 06:30Singgung Reformasi 1998, AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341554/original/046798700_1788660157-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341531/original/065993200_1788657101-34552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341528/original/007691900_1788655212-1001634119.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9339943/original/007353500_1788436543-0L5A7723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341516/original/023759800_1788652104-Screenshot_2026-09-06_064736.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341500/original/032571500_1788646347-94055.jpg)

