
Bola.net - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menanggapi pernyataan Arema Indonesia IPL yang mengatakan bahwa Komdis PSSI berlaku tidak adil. Menurut Wakil Ketua Komdis, Catur Agus Saptono, mereka masih belum mendapat bukti-bukti lengkap dari Arema terkait gugatannya tersebut.
"Bukti-buktinya mana? Tentu saja kita tidak bisa menghukum seseorang tanpa bukti," ungkap Catur.
"Mereka memang mengirim rekaman pertandingan pada kami. Namun, ini terkait dengan pembelaan mereka terhadap dua pemainnya, Hermawan dan Eka Hera."
Kontan saja, pernyataan Catur ini memicu protes keras dari kubu Singo Edan. Melalui Media Officer mereka, Noor Ramadhan, klub berlogo kepala singa ini balik menuding bahwa kinerja Komdis tak profesional.
"Ini sistem profesional macam apa? Kita sudah menyampaikan semua bukti ke mereka. Tapi dibilang belum ada. Dua orang pemain kami mendapat sanksi, sementara tiga pemain PSM dan salah satu asisten pelatih mereka terlihat jelas ikut memukul wasit bisa lolos begitu saja," cecar Nunun, sapaan karib Noor Ramadhan.
Lebih lanjut, Nunun mengaku bahwa saat ini Arema sudah mengajukan banding terhadap sanksi yang diterima dua pemainnya itu melalui Komisi Banding. "Kami sudah membayar uang proses di Komding sebesar Rp 10 juta. Namun, sampai saat ini masih belum ada kabar selanjutnya," tandasnya. (den/dzi)
"Bukti-buktinya mana? Tentu saja kita tidak bisa menghukum seseorang tanpa bukti," ungkap Catur.
"Mereka memang mengirim rekaman pertandingan pada kami. Namun, ini terkait dengan pembelaan mereka terhadap dua pemainnya, Hermawan dan Eka Hera."
Kontan saja, pernyataan Catur ini memicu protes keras dari kubu Singo Edan. Melalui Media Officer mereka, Noor Ramadhan, klub berlogo kepala singa ini balik menuding bahwa kinerja Komdis tak profesional.
"Ini sistem profesional macam apa? Kita sudah menyampaikan semua bukti ke mereka. Tapi dibilang belum ada. Dua orang pemain kami mendapat sanksi, sementara tiga pemain PSM dan salah satu asisten pelatih mereka terlihat jelas ikut memukul wasit bisa lolos begitu saja," cecar Nunun, sapaan karib Noor Ramadhan.
Lebih lanjut, Nunun mengaku bahwa saat ini Arema sudah mengajukan banding terhadap sanksi yang diterima dua pemainnya itu melalui Komisi Banding. "Kami sudah membayar uang proses di Komding sebesar Rp 10 juta. Namun, sampai saat ini masih belum ada kabar selanjutnya," tandasnya. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 20 Januari 2026 14:35 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:23 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:18 -
Otomotif 20 Januari 2026 14:10 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 14:01 -
Liga Champions 20 Januari 2026 13:59
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478116/original/036851400_1768892502-Polisi_mengamankan_pelaku_penusukan_di_Pringsewu__Lampung_yang_sempat_diamuk_massa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478094/original/098715900_1768891355-Siswa-VS-Guru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443020/original/019202300_1765613354-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478056/original/027625600_1768890018-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_13.13.51.jpeg)
