
Bola.net - Pengamat sepakbola Riau yang juga mantan pelatih tim sepak bola PON Riau Philep Hansen Maramis menilai bahwa salah satu faktor keterpurukan PSPS Pekanbaru adalah lemahnya pembinaan di tataran tim junior PSPS. Menurutnya PSPS benar-benar pincang setelah ditinggal banyak pemain penting, di antaranya seperti penyerang Konate Makan dan gelandang M. Ilham.
"Keterpurukan nama PSPS kini bukan hanya akibat masalah manajemen dan krisis keuangan, melainkan juga karena lemahnya pembinaan di tataran tim junior PSPS," kata Philep kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (13/5) seperti dilansir Antara.
"Akibatnya, pada laga pembuka putaran dua ISL, PSPS menelan kekalahan telak 1-3 dari Barito Putra di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, pada pekan lalu," imbuhnya.
Menurut Philep, Manajemen PSPS yang lalai membenahi pemain muda menyebabkan tim tersebut sangat lemah akibat ditinggal banyak pemainnya. Sedangkan, selama ini jarak kualitas dan pengalaman dari pemain kelas dua bahkan tim junior sangat jauh dan kelas profesional.
Ia mengatakan Manajemen PSPS sebelumnya telah menyia-nyiakan pemain muda berbakat Riau yang masuk dalam Tim PON Riau XVIII. Sayangnya, Philep mengatakan, tim potensial itu dibubarkan begitu saja dan pemain berbakat tidak terpakai di PSPS.
"Seharusnya jangan dibubarkan, kan banyak terbukti sekarang pesepakbola PON Riau seperti Novrianto memperkuat timnas. Regenerasi dan pengelolaannya pemain muda PSPS masih sangat minim," ujarnya.
Menurut dia, untuk menyelamatkan PSPS bukan saja dibutuhkan investor baru, melainkan juga perlu ada perombakan manajemen. Ia menilai PSPS perlu diisi oleh orang-orang yang benar-benar tulus ingin memajukan olahraga, khususnya sepakbola di Riau.
"Sepak bola ini tidak bisa dicampur adukkan dengan kepentingan lainnya, Karena murni kebutuhan publik," kata Philep yang sempat juga menjadi pelatih PSPS. (ant/mac)
"Keterpurukan nama PSPS kini bukan hanya akibat masalah manajemen dan krisis keuangan, melainkan juga karena lemahnya pembinaan di tataran tim junior PSPS," kata Philep kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (13/5) seperti dilansir Antara.
"Akibatnya, pada laga pembuka putaran dua ISL, PSPS menelan kekalahan telak 1-3 dari Barito Putra di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, pada pekan lalu," imbuhnya.
Menurut Philep, Manajemen PSPS yang lalai membenahi pemain muda menyebabkan tim tersebut sangat lemah akibat ditinggal banyak pemainnya. Sedangkan, selama ini jarak kualitas dan pengalaman dari pemain kelas dua bahkan tim junior sangat jauh dan kelas profesional.
Ia mengatakan Manajemen PSPS sebelumnya telah menyia-nyiakan pemain muda berbakat Riau yang masuk dalam Tim PON Riau XVIII. Sayangnya, Philep mengatakan, tim potensial itu dibubarkan begitu saja dan pemain berbakat tidak terpakai di PSPS.
"Seharusnya jangan dibubarkan, kan banyak terbukti sekarang pesepakbola PON Riau seperti Novrianto memperkuat timnas. Regenerasi dan pengelolaannya pemain muda PSPS masih sangat minim," ujarnya.
Menurut dia, untuk menyelamatkan PSPS bukan saja dibutuhkan investor baru, melainkan juga perlu ada perombakan manajemen. Ia menilai PSPS perlu diisi oleh orang-orang yang benar-benar tulus ingin memajukan olahraga, khususnya sepakbola di Riau.
"Sepak bola ini tidak bisa dicampur adukkan dengan kepentingan lainnya, Karena murni kebutuhan publik," kata Philep yang sempat juga menjadi pelatih PSPS. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Februari 2025 09:59Roken Tampubolon: Dua Gol, Dua Takdir, Satu Mahkota untuk PSIM
-
Bola Indonesia 25 Februari 2025 21:03Selamat! Persijap Jepara Jadi Tim Terakhir yang Promisi ke BRI Liga 1 2025/2026
-
Bola Indonesia 25 Februari 2025 15:13Jadwal Siaran Langsung Pegadaian Liga 2 2024/25 3rd Place dan Final
-
Bola Indonesia 17 Februari 2025 17:57Hasil Liga 2: Sikat PSPS, PSIM Yogyakarta Promosi ke Liga 1 2025/2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 17 Juli 2026 18:02Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
-
indonesia 17 Juli 2026 14:47Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
-
indonesia 16 Juli 2026 19:15Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 20 Juli 2026 17:22Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 20 Juli 2026 17:05Prabowo Sedih Ada Patgulipat di Program MBG
-
Liputan6 20 Juli 2026 16:51Respons Polda Metro Jaya Usai Praperadilan Roy Suryo Kandas
-
Liputan6 20 Juli 2026 16:42Prabowo Akui Gaji Guru hingga Lapangan Kerja Masih Kurang
-
Liputan6 20 Juli 2026 16:29Prabowo Ungkap Tujuan Danantara DSI, Singgung Pihak Nyinyir
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302346/original/043355800_1784542030-IMG-20260720-WA0007_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302345/original/035584600_1784541943-Screenshot_2026-07-20_at_15.42.02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673924/original/064756300_1782715045-8b339f5c-5296-40f5-b4c9-ab830a996d58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302304/original/099803800_1784539837-Jepretan_Layar_2025-07-20_pukul_16.29.27.jpg)
