
Bola.net - PSIS Semarang mengeluarkan penyataan keras. Yakni, terkait pertemuan dengan PSS Sleman, lanjutan kompetisi Divisi Utama pada musim ini, di Stadion Sasana Krida, Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Minggu (26/10).
Laga tersebut, dimenangkan PSS Sleman dengan skor 3-2, akibat PSIS melakukan tiga gol bunuh diri.
Ironisnya, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, mengaku jika pihaknya tidak melakukan pengaturan skor atau sengaja menghindari lawan pada babak semifinal Divisi Utama.
"Kami justru yang menjadi korban dari rencana kotor yang dilakukan PSS Sleman. Kami kaget ketika melihat mereka (PSS) melakukan dua gol bunuh diri dalam waktu yang sangat berdekatan. Merasa bakal menjadi korban rencana kotor, anak-anak pun spontan melakukan hal yang sama," ujar Yoyok.
"Kalau kami berniat menghindari lawan pada babak semifinal, tentnya akan menginstruksikan timnya untuk tidak berangkat ke Sleman dan memilih kalah WO. Tetapi kami justru masih ingin menjunjung tinggi sportivitas," imbuhnya.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim tidak berniat menyerang lawan. Mereka hanya mengutak-atik bola di tengah lapangan. Bahkan sesekali, mereka melakukan back pass ke penjaga gawang. Padahal, lawan sama sekali tidak melakukan tekanan
Kejanggalan mulai terlihat ketika laga memasuki 10 menit terakhir waktu normal. Hal tersebut, setelah kedua tim sama-sama mengetahui jika Borneo FC menjadi runner up grup P.
Aksi konyol pertama kali dilakukan oleh pihak PSS. Pemain mereka, Hermawan Jati mencetak gol ke gawang sendiri pada menit ke-86. Anehnya, kiper PSS tidak merespon bola yang menghampiri gawangnya tersebut.
Semenit kemudian, terjadi aksi yang lebih parah lagi. Gelandang bertahan PSS, Agus Setiawan melakukan tendangan lambung dari sisi kanan pertahanannya sendiri. Bola pun masuk dengan mulus ke gawang Riyono yang memberikan keunggulan 2-0 untuk PSIS.
Namun, PSIS yang juga enggan bertemu Borneo FC, juga melakukan hal serupa. Pada menit ke-88, penyerang PSIS Fadli Manan membuat gol ke gawang Catur Adi Nugroho.
Kemudian, disusul dua bunuh diri Komaedi pada masa injury time untuk membuat skor menjadi 2-3 untuk kemenangan PSS. (esa/dim)
Laga tersebut, dimenangkan PSS Sleman dengan skor 3-2, akibat PSIS melakukan tiga gol bunuh diri.
Ironisnya, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, mengaku jika pihaknya tidak melakukan pengaturan skor atau sengaja menghindari lawan pada babak semifinal Divisi Utama.
"Kami justru yang menjadi korban dari rencana kotor yang dilakukan PSS Sleman. Kami kaget ketika melihat mereka (PSS) melakukan dua gol bunuh diri dalam waktu yang sangat berdekatan. Merasa bakal menjadi korban rencana kotor, anak-anak pun spontan melakukan hal yang sama," ujar Yoyok.
"Kalau kami berniat menghindari lawan pada babak semifinal, tentnya akan menginstruksikan timnya untuk tidak berangkat ke Sleman dan memilih kalah WO. Tetapi kami justru masih ingin menjunjung tinggi sportivitas," imbuhnya.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim tidak berniat menyerang lawan. Mereka hanya mengutak-atik bola di tengah lapangan. Bahkan sesekali, mereka melakukan back pass ke penjaga gawang. Padahal, lawan sama sekali tidak melakukan tekanan
Kejanggalan mulai terlihat ketika laga memasuki 10 menit terakhir waktu normal. Hal tersebut, setelah kedua tim sama-sama mengetahui jika Borneo FC menjadi runner up grup P.
Aksi konyol pertama kali dilakukan oleh pihak PSS. Pemain mereka, Hermawan Jati mencetak gol ke gawang sendiri pada menit ke-86. Anehnya, kiper PSS tidak merespon bola yang menghampiri gawangnya tersebut.
Semenit kemudian, terjadi aksi yang lebih parah lagi. Gelandang bertahan PSS, Agus Setiawan melakukan tendangan lambung dari sisi kanan pertahanannya sendiri. Bola pun masuk dengan mulus ke gawang Riyono yang memberikan keunggulan 2-0 untuk PSIS.
Namun, PSIS yang juga enggan bertemu Borneo FC, juga melakukan hal serupa. Pada menit ke-88, penyerang PSIS Fadli Manan membuat gol ke gawang Catur Adi Nugroho.
Kemudian, disusul dua bunuh diri Komaedi pada masa injury time untuk membuat skor menjadi 2-3 untuk kemenangan PSS. (esa/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 17:273 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 13:27Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 13:29Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
-
Bundesliga 30 Oktober 2026 12:31Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 11:25Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 10:38Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 09:38Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 29 Oktober 2026 20:06Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 20:02Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 17:34Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
-
indonesia 29 Oktober 2026 17:30Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
-
indonesia 29 Oktober 2026 17:273 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
