FOLLOW US:


PSSI, AFC, dan FIFA Lakukan Pertemuan, Berikut Pembahasannya

11-04-2019 21:53
PSSI, AFC, dan FIFA Lakukan Pertemuan, Berikut Pembahasannya
Ratu Tisha © Fitri Apriani

Bola.net - Delegasi FIFA dan AFC akhirnya mendatangi kantor PSSI yang berada di FX Sudirman, Jakarta, Kamis (11/4/2019). Berbagai pembahasan pun dibahas dalam rapat yang digelar secara tertutup tersebut.

Delegasi FIFA yang datang yaitu Luca Nicola dan Rolf Tannar, sedangkang perwakilan AFC yang hadir adalah Purushottam Kattel. Kedatangan ketiganya pun langsung diterima oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dan Azwan Karim selaku wakil Ketua Komite Ad Hoc Integritas.

Usai rapat, Tisha mengatakan jika kedatangan delegasi FIFA ke Tanah Air merupakan follow up dari pertemuan kedua belah pihak dua pekan lalu. Yang dimana pada saat itu, regional officer FIFA datang ke Sawangan, Depok, untuk memantau program yang dilakukan oleh PSSI.

"Saat itu programnya adalah festival U-16 Filanesia, pra sebelum elit pro akademi U-16, dan juga ada Coaching Instructors Course. Kita memastikan bahwa seluruh program yang telah dicanangkan oleh PSSI di akhir 2017 dan disahkan di kongres 2018 tetap bisa berjalan lancar, walaupun situasi organisasi memang menuju Kongres Luar Biasa seperti yang telah diagendakan oleh Komite Eksekutif," ujar Tisha.

"FIFA juga berpesan kepada PSSI untuk terus mencanangkan dan melaksanakan visi 2024 yang telah disahkan di kongres 2018 dan 2019 agar pelaksanaan dari program pengembangan program pelatih, wasit, dan pemain yang telah dilakukan PSSI tetap berjalan dengan lancar, dan tetap on trak dengan situasi yang ada," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1

Perkembangan PSSI

Tak hanya itu, diakui Tisha jika pertemuan tersebut juga membahas mengenai situasi terkini PSSI. Salah satunya terkait kasus-kasus yang tengah menimpa federasi sepak bola di Tanah Air itu.

"Kemudian keputusan-keputusan dari Komite Disiplin yang memang telah kita lakukan sebelumnya terkait beberapa pihak, kemudian fifa memberikan pesan agar statuta PSSI dan seluruh regulasi PSSI harus direview dengan baik dikarenakan ini menjadi salah satu agenda PSSI yang kita sahkan di kongres," tuturnya.

"Jadi di kongres 2019 kemarin salah satu agenda utama yang kita sahkan adalah perbaikan amandemen statuta PSSI tahun 2018. Kita harus konsultasi kepada FIFA karena mereka memiliki edisi terbaru juga untuk bisa di update yang paling terbarunya seperti apa. Kemudian beberapa regulasi PSSI harus diperbaiki utamanya mengenain regulasi pelatih, pemain, wasit, dan juga regulasi mengenai keanggotaan karena kita memiliki anggota SSB terafiliasi yang sekarang tercantum di statuta," tambah Tisha.

"Kemudian yang terakhir kita membahas mengenai progress dari Komite Ad Hoc Intergrity. Kita melaporkan progress goverment dari Komite Ad Hoc Integrity seperti apa, yang mana Ad Hoc Integrity kita tahu bekerja hingga akhir tahun ini, mandatnya hingga januari 2020. Maka dari itu nanti di kongres januari 2020 juga harus dilaporkan kembali kepada kongres, konsep dan seluruh manual dan prosedur yang telah dilakukan oleh Ad Hoc Integrity, dan FIFA memberikan saran bahwa nantinya setelah Ad Hoc Integrity ini selesai dari pekerjaannya maka harus dibentuk Departemen Integrity PSSI yang running dengan prosedur yang telah diberikan," imbuhnya.