
Bola.net - Meski menghabiskan lebih dari Rp 22 miliar untuk belanja pemain-pemain berkualitas, baik dari dalam maupun luar negeri, namun manager-coach Rahmad Darmawan menolak label tim bintang yang disematkan pada Persebaya.
Istilah the dream team sering disematkan oleh para lawan Persebaya terhadap tim yang bermarkas di Dukuh Menanggal tersebut. Tak sepenuhnya salah. Faktanya, Persebaya memang diperkuat para pemain tenar seperti Ferry Rotinsulu, M.Ilham hingga superstar sepakbola Indonesia, Greg Nwokolo.
Namun Rahmad menolak label bintang yang diperuntukkan ke timnya. "Tim bintang? Saya rasa tidak ya," ucap Rahmad. Menurut Rahmad, salah satu indikator tim itu masuk kategori bintang adalah, banyaknya pemain yang dipanggil ke Tim Nasional (Timnas).
"Bisa dilihat dari banyaknya pemain yang dipanggil ke Timnas Senior. Kami lebih banyak di Timnas U-23," lanjutnya. Menurutnya, Persebaya tak masuk kategori bintang karena jumlah pemain yang dipanggil ke Timnas Senior hanya tiga orang.
Ketiga pemain itu adalah Hasim Kipuw, Ricardo Salampessy dan Greg Nwokolo. Sebaliknya, Persebaya justru lebih banyak menyumbang pemain untuk Timnas U-23. Sebanyak lima pemain memperkuat tim besutan Aji Santoso.
Mereka antara lain, Alfin Tuasalamony, Manahati Lestusen, Fandi Eko Utomo, Novri Setiawan dan Dedi Kusnandar. "Kalau tim bintang itu seperti Persib atau Arema. Sebab mereka banyak pemain di Timnas Senior. Kalau saya lebih suka menyebut tim saya sebagai tim muda," tutup Rahmad. [initial]
(faw/mac)
Istilah the dream team sering disematkan oleh para lawan Persebaya terhadap tim yang bermarkas di Dukuh Menanggal tersebut. Tak sepenuhnya salah. Faktanya, Persebaya memang diperkuat para pemain tenar seperti Ferry Rotinsulu, M.Ilham hingga superstar sepakbola Indonesia, Greg Nwokolo.
Namun Rahmad menolak label bintang yang diperuntukkan ke timnya. "Tim bintang? Saya rasa tidak ya," ucap Rahmad. Menurut Rahmad, salah satu indikator tim itu masuk kategori bintang adalah, banyaknya pemain yang dipanggil ke Tim Nasional (Timnas).
"Bisa dilihat dari banyaknya pemain yang dipanggil ke Timnas Senior. Kami lebih banyak di Timnas U-23," lanjutnya. Menurutnya, Persebaya tak masuk kategori bintang karena jumlah pemain yang dipanggil ke Timnas Senior hanya tiga orang.
Ketiga pemain itu adalah Hasim Kipuw, Ricardo Salampessy dan Greg Nwokolo. Sebaliknya, Persebaya justru lebih banyak menyumbang pemain untuk Timnas U-23. Sebanyak lima pemain memperkuat tim besutan Aji Santoso.
Mereka antara lain, Alfin Tuasalamony, Manahati Lestusen, Fandi Eko Utomo, Novri Setiawan dan Dedi Kusnandar. "Kalau tim bintang itu seperti Persib atau Arema. Sebab mereka banyak pemain di Timnas Senior. Kalau saya lebih suka menyebut tim saya sebagai tim muda," tutup Rahmad. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 19 Januari 2026 17:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 17:39Hasil Persebaya vs Malut: Gali Freitas Borong Gol, Bajul Ijo Menang Tipis
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 07:00Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
-
Bola Indonesia 9 Januari 2026 14:00Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 18:29 -
Liga Champions 20 Januari 2026 18:08 -
Liga Champions 20 Januari 2026 18:00 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:41 -
Bola Indonesia 20 Januari 2026 17:29
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478605/original/034109000_1768905933-Asisten_Deputi_Cadangan_dan_Bantuan_Pangan_Kemenko_Pangan__Sugeng_Harmono.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5334346/original/088056600_1756713071-AP25243767094515.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4439890/original/058272000_1684940355-348237169_599185758943490_3150403143734906669_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3807516/original/090085000_1640672366-148355508_430150894707997_2084073915891854769_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478632/original/011756100_1768907216-Warga_Pati_gelar_aksi_di_depan_kantor_Bupati_Pati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452619/original/063632700_1766411191-Kepala_Departemen_Kebijakan_Makroprudensial_BI__Solikin_M._Juhro-4.jpeg)

