
Bola.net - Prestasi olahraga dan kepemudaan di Indonesia sudah sangat terpuruk. Misalnya saja, hasil SEA Games 2015 yang bisa dikatakan terjelek sepanjang sejarah.
Pandangan tersebut disampaikan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo. Karena itu dikatakannya lagi, meminta supaya Menpora Imam Nahrawi tidak terus-terusan mencampuri sepakbola. Akibat hal tersebut, ditegaskan Roy Suryo, membuat semua kegiatan olahraga khususnya sepakbola menjadi terhenti.
Dilanjutkan Roy, Menpora Imam juga jangan hanya terus menebar opini. Bahkan sekarang, masyarakat sudah mengetahui bahwa hal tersebut hanyalah pengalihan isu akibat keburukan manajemen internal.
"Isu-isu yang digulirkannya selama ini juga tidak terbukti. Yakni, soal mafia abal-abal, pengaturan skor tim nasional U-23 di SEA Games dan lain sebagainya. Sehingga, dampaknya bagi pemain sungguh sangat menyengsarakan," tuturnya.
"Sudah seharusnya masyarakat bergerak demi kebangkitan sepakbola Indonesia. Karena itu, saya mengusulkan agar PSSI segera memutar roda kompetisi dan aktif kembali. Dukungan juga sudah banyak mengalir dari DPR-MPR bahkan dari wakil Presiden RI dan yang lainnya. Tidak usah menunggu pihak-pihak yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat yang lebih besar," pungkasnya. [initial]
(esa/shd)
Pandangan tersebut disampaikan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo. Karena itu dikatakannya lagi, meminta supaya Menpora Imam Nahrawi tidak terus-terusan mencampuri sepakbola. Akibat hal tersebut, ditegaskan Roy Suryo, membuat semua kegiatan olahraga khususnya sepakbola menjadi terhenti.
Dilanjutkan Roy, Menpora Imam juga jangan hanya terus menebar opini. Bahkan sekarang, masyarakat sudah mengetahui bahwa hal tersebut hanyalah pengalihan isu akibat keburukan manajemen internal.
"Isu-isu yang digulirkannya selama ini juga tidak terbukti. Yakni, soal mafia abal-abal, pengaturan skor tim nasional U-23 di SEA Games dan lain sebagainya. Sehingga, dampaknya bagi pemain sungguh sangat menyengsarakan," tuturnya.
"Sudah seharusnya masyarakat bergerak demi kebangkitan sepakbola Indonesia. Karena itu, saya mengusulkan agar PSSI segera memutar roda kompetisi dan aktif kembali. Dukungan juga sudah banyak mengalir dari DPR-MPR bahkan dari wakil Presiden RI dan yang lainnya. Tidak usah menunggu pihak-pihak yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat yang lebih besar," pungkasnya. [initial]
(esa/shd)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
