
Bola.net - - Save Our Soccer (SOS) mempertanyakan keputusan PSSI mengampuni sebagian terhukum yang terkait dengan kasus sepakbola gajah. Mereka meminta PSSI tak sekadar memberi pengampunan, tapi juga mengusut dalang di balik skandal sepakbola yang mencoreng sportivitas ini.
"Niat PSSI cukup baik. Mereka memberikan pengampunan kepada sejumlah pemain, pelatih dan ofisial yang terlibat sepakbola gajah agar bisa kembali mengais rezeki di sepakbola," ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali.
"Namun, cara pengambilan putusannya sangat tidak transparan dan mengundang tanda tanya. Selain dadakan, juga tanpa proses rekonstruksi dan pengungkapan fakta sesungguhnya. Tak ada penjelasan secara gamblang kenapa sebagian mendapatkan pengampunan, sementara sebagian lagi tidak," sambungnya.
Menurut Akmal, PSSI seperti hanya menyapu lantai yang kotor, tanpa mengepelnya. Ia menilai, masih banyak debu yang tertinggal di lantai karena membersihkannya tidak total.
“PSSI harus menemukan dan mengungkap dalangnya serta memberikan hukuman seberat-beratnya. Bentuk Tim Pencari Fakta (TPF) dan rekonstruksi ulang kasus sepakbola gajah," tuturnya.
Lebih lanjut, Akmal meminta agar pengusutan skandal sepakbola gajah tak dipetieskan dan dianggap tuntas dengan adanya pengampunan bagi sejumlah pihak terhukum. Pasalnya, akan jadi preseden buruk bagi sepakbola Indonesia, jika dalang kasus ini tak diungkap.
"Jangan sampai ke depannya ada yang beranggapan sepakbola gajah itu sesuatu yang boleh. Dan, kalaupun dapat hukuman akan dengan mudah diberikan pengampunan," tandasnya.
Sebelumnya, berdasar hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, 10 Januari 2017, Ketua Umum PSSI, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi, mengeluarkan Surat Keputusan bernomor 021/KEP/PK-PSSI/I/2017. Surat ini berisi Peninjauan Kembali (PK) hukuman yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI bernomor 213/DU/KD-PSSI/XI/2014 terkait skandal sepakbola gajah, yang melibatkan sejumlah pemain dan ofisial PSS Sleman dan PSIS Semarang.
Dalam surat ini, 23 dari 50 terhukum mendapatkan pengampunan. Dari 23 orang ini, 10 orang berasal dari PSS Sleman dan 13 orang berasal dari PSIS Semarang.
Sepuluh orang dari PSS yang diampuni adalah: Heri Kiswanto, Edi Broto, Herwin Sirajudin, Anang Hadi, Mudah Yulianto, Eko Setiawan, Ridwan Awaludin, Moniaga Bagus, Wahyu Gunawan dan Marwan Muhammad. Sementara, 13 personel dari PSIS adalah: Eko Riyadi, Setiawan Londo, Budi Cipto, Vidi Hasiholan, Syahrul Anam, Eli Nasoka, Taufik Hidayat, Andi Rohmad, Frangky, Sunar Sulaiman, Saptono, Ronald Fagundez dan Julio Alcorse.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 13:27Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
-
Bola Indonesia 22 Oktober 2026 15:02Link Streaming Persik vs PSS, 22 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 21 Oktober 2026 19:12Prediksi BRI Super League: Persik vs PSS Sleman 22 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:10Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:05Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:00Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 19:55Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 30 Oktober 2026 20:10Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 20:05Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 20:00Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 19:55Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
-
Liputan6 30 Oktober 2026 18:12Triple 80, Strategi Menkes Tekan Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Ginjal
-
Liputan6 30 Oktober 2026 16:27Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi
-
Liputan6 30 Oktober 2026 15:13Kemendagri Percepat Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386723/original/081560300_1793359234-IMG_1306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386619/original/052363300_1793352425-1baedaf7-5ec9-4b3e-97d7-a405ef8a875b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386466/original/014521800_1793348019-1d166084-97ad-4422-811f-04062161bdb6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)

