FOLLOW US:


Tira Persikabo Berharap Dewi Fortuna untuk Mengalahkan Persija

15-07-2019 13:30

 | Gia Yuda Pradana

Tira Persikabo Berharap Dewi Fortuna untuk Mengalahkan Persija
Konferensi pers Tira Persikabo vs Persija Jakarta © Fitri Apriani

Bola.net - Tira Persikabo akan menjamu Persija Jakarta pada pekan kesembilan Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Duel kedua tim bakal tersaji di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (16/7).

Untuk menghadapi partai tersebut, Tira Persikabo hanya punya waktu persiapan selama empat hari setelah sebelumnya menjamu Madura United. Sedangkan Persija memiliki waktu lebih lama untuk meracik tim lantaran terakhir menjalani pertandingan saat bersua Persib Bandung, Rabu (10/7).

Sehari jelang laga, pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan mengungkapkan kondisi dan kesiapan timnya untuk partai tersebut. Arsitek yang akrab disapa RD ini pun berharap pada dewi fortuna untuk bisa mengalahkan tim tamu.

"Kami lebih banyak program untuk mengembalikan kebugaran pemain pasca pertandingan kemarin, tapi sekali lagi itu hal yang harus kami lawan. Kami tidak bisa menyerah dengan kondisi ini, karena semua tim akan mengalami hal yang sama," ujar RD saat sesi press conference di Stadion Pakansari, Senin (15/7).

"Tapi menurut saya, tiga hari ideal untuk recovery, kami bisa memanage dengan benar. Hari ini latihan pagi, kami turunkan intensitas mereka, lebih ke aktivasi, dan mengecek kebugaran dan kesehatan mereka. Secara keseluruhan pemain siap untuk pertandingan besok dan saya berharap keberuntungan ada di pihak kami," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1

Tira Persikabo Dituntut Main Efisien

Sementara itu sebelum menjamu Madura United, Tira Persikabo sudah lebih dulu menjalani tiga laga tandang kontra Seman Padang, Arema FC dan Bhayangkara FC. Jarak tiga partai tersebut sangatlah mepet.

Oleh sebab itu menghadapi jadwal padat, RD meminta pasukannya untuk bermain efektif agar tidak menguras tenaga. Hal itu berdasarkan evaluasinya di laga terakhir.

"Yang pasti, strong team lawan jadi acuan kami, menentukan komposisi tim dan taktik kami. Tapi secara keseluruhan, evaluasi yang kami buat ada penurunan kualitas kebugaran pemain di menit-menit akhir, terutama di 15 menit menjelang selesia pertandingan. Bukan karena fisik pemain, tapi efisiensi bermain. Itu yang menjadi satu catatan," tuturnya.

"Saya ingin pemain lebih efisien mulai dari babak pertama. Kalau tidak perlu dribbling, passing, bergerak, itu yang kadang sering menghamburkan energi tidak pada tempatnya, itu yang jadi evaluasi kami," imbuh RD.