FOLLOW US:


100 Hari Jeda, Rekor Baru dalam Sejarah Premier League

18-06-2020 02:55

 | Richard Andreas

100 Hari Jeda, Rekor Baru dalam Sejarah Premier League
Kontroversi duel Aston Villa vs Sheffield United, bola terlihat sudah berada di dalam gawang. © AP Photo

Bola.net - Duel Aston Villa kontra Sheffield United (0-0), Kamis (18/6/2020) dini hari WIB, telah menghentikan jeda 100 hari tanpa sepak bola di Premier League. Ini merupakan rekor terpanjang dalam semusim sejak tahun 1963 lalu.

Liga top dunia ini ditunda sejak Maret 2020 lalu karena pandemi virus corona. Setelah sempat diragukan, Premier League akhirnya kembali bergulir dini hari WIB tadi.

Jelas, meski berakhir tanpa gol, pertandingan itu adalah langkah besar dalam penyelesaian Premier League musim ini. Singkatnya, Premier League berhasil mempertahankan integritas mereka dengan kerja keras untuk tuntaskan musim.

Menukil Goal internasional, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Jeda Paling Lama

Uniknya, duel Aston Villa vs Sheffield tersebut juga mengakhiri jeda tepat 100 hari tanpa pertandingan di Premier League.

Terakhir kali Premier League dihentikan sementara sampai selama itu terjadi pada tahun 1963. Saat itu, sepak bola terpaksa ditunda karena ada badai salju besar-besaran di Inggris.

Muskim dingin pada tahun 1963 itu dikenal dengan label 'Big Freeze'. Lalu, Januari 1963 dikenal sebagai bulan terdingin dalam sejarah Inggris. Kabarnya ada beberapa lokasi yang mencapai suhu minus 19 derajat Celsius.

2 dari 2

Pernah Beberapa Kali

Sebelum pandemi virus corona, Big Freeze pun bukan satu-satunya fenomena yang memaksa sepak bola dihentikan sementara. Bertahun-tahun sebelumnya, tidak ada pertandingan yang dimainkan antara 26 Januari sampai 16 Februari 1901.

Meski begitu, penundaannya hanya beberapa minggu, tidak sampai tiga bulan seperti sekarang. Faktanya, ini merupakan kali kedua ada pertandingan Premier League digelar di pertengahan bulan Juni sejak tahun 1946-47.

Jelas, saat itu sepak bola terpaksa ditunda cukup lama karena Perang Dunia Kedua. Uniknya, di tahun itu, Liverpool berhasil keluar sebagai juara, hampir sama seperti tahun ini.

Sumber: Goal