FOLLOW US:


Buang Uang untuk Skuad Mahal, Lampard Terancam Digusur Pochettino

15-09-2020 01:00

 | Richard Andreas

Buang Uang untuk Skuad Mahal, Lampard Terancam Digusur Pochettino
Manajer Chelsea Frank Lampard. © AP Photo

Bola.net - Frank Lampard mulai menghadapi tantangan sebenarnya sebagai pelatih Chelsea di musim 2020/21 ini. Lampard berada di bawah tekanan yang lebih besar karena skuad yang lebih baik.

Betapa tidak, Chelsea sudah belanja besar di bursa transfer musim panas ini. The Blues menggelontorkan dana lebih dari 200 juta euro untuk enam pemain, dan kabarnya masih akan tambah lagi.

Tentu, kedatangan pemain itu berarti perubahan standar dan ekspektasi. Musim lalu Lampard dimaafkan karena hanya bisa mengandalkan pemain muda dan skuad warisan, sekarang tidak bisa lagi.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Skuad mahal, ekspektasi naik

Di antara enam pemain baru Chelsea, lima di antaranya adalah pemain top dengan kualitas inti. Ada Timo Werner, Hakim Ziyech, Ben Chilwell, Thiago Silva, dan Kai Havertz.

Artinya, jika musim lalu Lampard dimaafkan karena skuad sekadarnya, alasan itu tidak berlaku lagi. Dia akan dituntut membawa Chelsea bersaing di papan atas, bukan hanya empat besar.

Lampard sendiri sudah beberapa kali bicara soal perubahan ekspektasi ini dan dia paham betul tuntutan terhadapnya. Dia boleh jadi legenda klub, tapi Chelsea terkenal berani memecat pelatih.

2 dari 2

Harus ada trofi, jika tidak ...

Situasi Lampard ini pun diamati oleh Darren Bent, analis Premier League. Menurutnya Lampard harus meraih trofi musim ini, tidak bisa tidak. Andai gagal, Lampard tahu dia harus siap dipecat, dan mungkin Chelsea akan menunjuk Mauricio Pochettino sebagai pengganti.

"Menurut saya, dia harus mempersembahkan sesuatu," buka Bent kepada Goal internasional.

"Yang membuat saya cemas adalah jika mereka tidak bisa memulai dengan baik, pelatih lain seperti Mauricio Pochettino siap datang."

"Saya cukup yakin sebagian besar pelatih di dunia rela melepas pekerjaan mereka sekarang demi melatih skuad seperti milik Lampard," tutupnya.

Sumber: Goal