FOLLOW US:


Pemain MU Dinilai Memang Sengaja Membuat Pelatih Mereka Dipecat

22-04-2019 11:40

 | Ole Gunnar Solskjaer

Pemain MU Dinilai Memang Sengaja Membuat Pelatih Mereka Dipecat
Everton vs Man United. © PA

Bola.net - Manchester United baru saja dipermalukan empat gol tanpa balas saat melawat ke markas Everton pada laga lanjutan Premier League 2018/19, Minggu (21/4) malam WIB. Kekalahan tersebut merupakan pukulan besar bagi MU yang tengah berusaha mengejar empat besar klasemen akhir.

Skuat MU lagi-lagi menunjukkan masalah mentalitas yang sama. Mereka seperti bermain tanpa gairah, khususnya setelah lawan mencetak gol lebih awal. Aura MU kembali seperti MU di awal musim ini.

Bos MU, Ole Gunnar Solskjaer mengakui kekurangan itu, dan dia berharap para pemain MU bisa menjawab tantangan tersebut. Mereka wajib bermain bukan hanya untuk diri mereka sendiri, melainkan demi fans MU yang selalu setia.

Permainan buruk skuat MU ini bisa saja membuat posisi Solskjaer kesulitan. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Tanggung Jawab Pemain

Solskjaer meminta pemainnya bertanggung jawab penuh atas penampilan buruk mereka. Sebab itu, Keown percaya penampilan MU memang begitu buruk. Mereka bermain sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang jelas.

"Ini adalah soal permintaannya [Solskjaer] pada para pemain untuk mengontrol karier mereka sendiri dan situasi mereka saat ini," tutur Keown dikutip dari Express.

"Saya tidak melihat hal itu hari ini. Saya tidak melihat pemimpin. Saya tidak melihat lini tengah yang ingin mendapatkan bola dari barisan bek mereka."

"Saya tidak melihat lini tengah yang berusaha menutup serangan lawan. Saya tidak melihat taktik," sambungnya.

2 dari 2

Pekerjaan Solskjaer

Sebab itu, posisi Solskjaer bisa saja terancam lagi karena ulah para pemain sendiri. Jose Mourinho merupakan korban teranyar sikap negatif pemain MU, dan bisa saja Solskjaer menghadapi hal yang sama jika tidak melakukan perombakan besar-besaran.

"Setiap pemain bersama-sama, tentu saja, tetapi para pemain inilah yang membuat banyak pelatih kehilangan pekerjaan mereka. Mereka tidak akan melakukan itu pada pelatih yang sekarang."

"Mereka terkadang tampak pasif-agresif, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar memberikan kemampuan maksimal mereka," tutupnya.