FOLLOW US:


Seandainya Jadi Memecat Solskjaer, Manchester United Mau Merekrut Siapa?

09-10-2019 12:00

 | Richard Andreas

Seandainya Jadi Memecat Solskjaer, Manchester United Mau Merekrut Siapa?
Ole Gunnar Solskjaer © AP Photo

Bola.net - Gagasan memecat Ole Gunnar Solskjaer mulai menguat beberapa pekan terakhir. Seiring hasil pertandingan Manchester United yang kian mengecewakan, suara-suara negatif tersebut kian kencang digemakan.

Sekarang, MU tersandung di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League 2019/20 dengan 9 poin dari 8 pertandingan. Angka itu jelas buruk, bahkan yang terburuk dalam belasan tahun terakhir.

MU tidak bisa memberikan kabar baik. Permainan mereka buruk, para pemain sedang tidak percaya diri, sulit mencetak gol, mudah kebobolan - semuanya mendorong Solskjaer segera dipecat. Tentu, tidak ada pelatih yang mau mengalami situasi sulit ini.

Biar begitu, MU dilarang memecat Solskjaer begitu saja. Harus ada tolok ukur kuat dan alasan tertentu untuk memecat Solskjaer. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Siapa yang Bisa Menggantikan?

Situasi sulit Solskjaer itu mengundang komentar mantan rekan setimnya, Mark Bosnich. Bagi Bosnich, memecat Solskjaer bisa jadi kesalahan terbesar MU jika belum bisa menemukan pengganti yang lebih baik.

Dia mendukung Solskjaer dipertahankan, tapi dengan sejumlah syarat. Jika permainan MU terus merosot dan mulai keluar jalur, tampaknya pemecatan itu tidak terhindarkan.

"Sejujurnya, jika Anda melihat pelatih-pelatih yang tersedia di seluruh dunia, jelas Jurgen Klopp dan Pep Guardiola tidak bebas dan tersedia," buka Bosnich kepada Omnisport.

"Pertahankan Solskjaer. Namun, saya kira harus ada titik batas maksimal, saya pernah mengatakan ini pada kasus Mourinho. Jika setelah 20 pertandingan lagi MU berada di zona degradasi, tidak ada pilihan lain."

2 dari 2

Rekrutmen Buruk

Bosnich yakin kesulitan MU saat ini adalah akumulasi dari kesalahan bertahun-tahun terakhir. MU tidak bisa mendatangkan pemain-pemain yang tepat, yang pada akhirnya membuat segalanya jadi lebih sulit.

"Mari bersikap jujur, rekrutmen MU berjalan buruk dalam tiga atau empat tahun terakhir," sambung Bosnich.

"Terlepas dari apa pun masalah personal yang ada, melepas Romelu Lukaku tanpa mendatangkan pengganti adalah kesalahan besar. Khususnya ketika musim berjalan sulit seperti ini," tandasnya.

Sumber: Omnisport