
Bola.net - Gagasan memecat Ole Gunnar Solskjaer mulai menguat beberapa pekan terakhir. Seiring hasil pertandingan Manchester United yang kian mengecewakan, suara-suara negatif tersebut kian kencang digemakan.
Sekarang, MU tersandung di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League 2019/20 dengan 9 poin dari 8 pertandingan. Angka itu jelas buruk, bahkan yang terburuk dalam belasan tahun terakhir.
MU tidak bisa memberikan kabar baik. Permainan mereka buruk, para pemain sedang tidak percaya diri, sulit mencetak gol, mudah kebobolan - semuanya mendorong Solskjaer segera dipecat. Tentu, tidak ada pelatih yang mau mengalami situasi sulit ini.
Biar begitu, MU dilarang memecat Solskjaer begitu saja. Harus ada tolok ukur kuat dan alasan tertentu untuk memecat Solskjaer. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Siapa yang Bisa Menggantikan?
Situasi sulit Solskjaer itu mengundang komentar mantan rekan setimnya, Mark Bosnich. Bagi Bosnich, memecat Solskjaer bisa jadi kesalahan terbesar MU jika belum bisa menemukan pengganti yang lebih baik.
Dia mendukung Solskjaer dipertahankan, tapi dengan sejumlah syarat. Jika permainan MU terus merosot dan mulai keluar jalur, tampaknya pemecatan itu tidak terhindarkan.
"Sejujurnya, jika Anda melihat pelatih-pelatih yang tersedia di seluruh dunia, jelas Jurgen Klopp dan Pep Guardiola tidak bebas dan tersedia," buka Bosnich kepada Omnisport.
"Pertahankan Solskjaer. Namun, saya kira harus ada titik batas maksimal, saya pernah mengatakan ini pada kasus Mourinho. Jika setelah 20 pertandingan lagi MU berada di zona degradasi, tidak ada pilihan lain."
Rekrutmen Buruk
Bosnich yakin kesulitan MU saat ini adalah akumulasi dari kesalahan bertahun-tahun terakhir. MU tidak bisa mendatangkan pemain-pemain yang tepat, yang pada akhirnya membuat segalanya jadi lebih sulit.
"Mari bersikap jujur, rekrutmen MU berjalan buruk dalam tiga atau empat tahun terakhir," sambung Bosnich.
"Terlepas dari apa pun masalah personal yang ada, melepas Romelu Lukaku tanpa mendatangkan pengganti adalah kesalahan besar. Khususnya ketika musim berjalan sulit seperti ini," tandasnya.
Sumber: Omnisport
Baca ini juga ya!
- Mau Tidak Mau, Manchester United Hanya Bisa Bersabar
- Nasib Solskjaer di Manchester United Ditentukan Akhir Oktober
- Berapa Kerugian Manchester United Jika Memecat Ole Gunnar Solskjaer?
- Bastian Schweinsteiger Resmi Umumkan Gantung Sepatu
- Sir Alex Ferguson Lewat! Pria Jerman Ini Catatkan Rekor Manajerial Selama 333 Musim
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 April 2026 16:15Rebutan Juara Premier League: Momentum Sekarang Ada di Tangan Man City
LATEST UPDATE
-
Otomotif 20 April 2026 16:30 -
Asia 20 April 2026 16:18 -
Liga Inggris 20 April 2026 16:15 -
Liga Italia 20 April 2026 16:01 -
Otomotif 20 April 2026 15:50 -
Bola Indonesia 20 April 2026 15:42
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558043/original/086422100_1776404180-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_12.05.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1102975/original/093386800_1452074417-2016-01-06-ilustrasi_gempa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/679846/original/ilustrasi-penganiayaan-140520-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560558/original/079398800_1776672889-1001182197.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560555/original/033577600_1776672802-1001179894.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560530/original/081073500_1776672122-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_14.49.08.jpeg)

