
Bola.net - Arsenal sukses membungkam Tottenham Hotspur dalam laga Derby London Utara, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Kemenangan krusial ini membuat posisi Meriam London di puncak klasemen Liga Inggris semakin kokoh.
Pasukan Mikel Arteta tampil sangat dominan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Mereka berhasil membawa pulang poin penuh dari markas sang rival abadi.
Sosok Viktor Gyokeres menjadi bintang utama dalam kemenangan gemilang Arsenal kali ini. Sang striker menunjukkan performa yang sangat tajam di lini depan pada laga tersebut.
Kemenangan ini sekaligus mengembalikan kepercayaan diri skuad The Gunners musim ini. Mereka kini kembali ke jalur juara Liga Inggris dengan sangat meyakinkan.
Blunder Fatal Declan Rice

Keunggulan Arsenal sempat sirna akibat kesalahan yang dibuat Declan Rice. Sang gelandang kehilangan bola di area yang sangat membahayakan pertahanan.
Randal Kolo Muani memanfaatkan momen tersebut untuk mencetak gol penyeimbang kedudukan. David Raya tidak mampu menghalau bola yang meluncur ke gawangnya.
"Anda tidak akan percaya hal itu bisa terjadi saat ini," kata Gary Neville melalui Sky Sports.
"Rice mencoba menggiring bola melewati Kolo Muani yang masih harus berjuang," tegas legenda Manchester United tersebut.
Kebangkitan Gyokeres

Viktor Gyokeres menunjukkan mengapa dirinya layak dihargai mahal oleh Arsenal. Ia mencetak gol kemenangan dengan sebuah penyelesaian akhir yang sangat mematikan.
Pemain asal Swedia ini kini sudah mengemas tujuh gol sejak awal tahun. Performa impresifnya membuat lini pertahanan Tottenham benar-benar merasa sangat tersiksa.
"Dia terlihat sangat lincah dan juga sangat cerdas, Gyokeres," puji Gary Neville setelah melihat aksi sang striker.
"Ini adalah performa terbaik yang pernah saya lihat darinya sejauh ini," sambung Neville dengan nada kagum.
Kritik Pedas untuk Lini Pertahanan
Gary Neville menyoroti penurunan konsentrasi yang dialami oleh para pemain senior. Baginya, kesalahan kecil seperti itu bisa sangat menular ke pemain lainnya.
Saliba dan Gabriel dianggap kurang agresif dalam menutup ruang gerak lawan. Beruntung bagi Arsenal, kesalahan tersebut tidak sampai menggagalkan kemenangan mereka.
"Saliba seharusnya bisa tampil jauh lebih agresif dalam tantangan itu," kritik Gary Neville saat memberikan analisis teknisnya.
"Rice segera mengangkat tangannya karena dia tahu itu adalah kesalahannya," tutup Neville mengakhiri ulasan pertandingan tersebut.
Kemenangan di markas Tottenham ini membuat Arsenal kini unggul lima poin atas Manchester City. Dengan sisa 11 pertandingan lagi, persaingan gelar juara Liga Inggris dipastikan akan semakin sengit hingga akhir musim.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Februari 2026 14:52 -
Liga Inggris 23 Februari 2026 13:49Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 23 Februari 2026 15:26 -
Otomotif 23 Februari 2026 15:02 -
Liga Inggris 23 Februari 2026 14:52 -
Otomotif 23 Februari 2026 14:12 -
Liga Inggris 23 Februari 2026 13:49 -
Liga Spanyol 23 Februari 2026 13:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...










:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510655/original/006770100_1771834355-1000596199.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510245/original/085989200_1771823222-5aa02d8a-4787-4713-b409-06b733a34fc1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509735/original/046029000_1771749073-290709.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490761/original/038911700_1770023494-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)

