
Bola.net - AC Milan menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A 2024/2025. Bertandang ke markas Napoli di Stadio Diego Armando Maradona, Senin (31/3/2025), Rossoneri harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2.
Kekalahan ini menjadi yang kesembilan bagi Milan musim ini. Hasil buruk tersebut semakin menjauhkan mereka dari zona Liga Champions. Kini, tim asuhan Sergio Conceicao tertinggal sembilan poin dari posisi empat besar.
Napoli, di sisi lain, merespons kemenangan Inter Milan dalam perebutan Scudetto. Tim asuhan Antonio Conte itu tetap menjaga jarak tiga poin dari pemuncak klasemen.
Awal Buruk, Terlambat Bangkit

Milan kembali menjadi korban start lambat. Pertandingan baru berjalan dua menit, gawang mereka sudah jebol oleh tendangan Matteo Politano.
Napoli menggandakan keunggulan di menit ke-19. Romelu Lukaku mencatatkan namanya di papan skor dengan gol yang sekaligus menjadi gol ke-400 dalam kariernya.
Milan punya peluang untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi Santiago Gimenez gagal mengeksekusi penalti. Baru di menit ke-84, Luka Jovic mencetak gol hiburan yang tak mengubah hasil akhir.
Sorotan Media Italia: Milan Tenggelam

Kekalahan ini menjadi perhatian media Italia. La Gazzetta dello Sport menyoroti dampaknya pada ambisi Milan di Eropa. "Lupakan Eropa, hanya derby yang tersisa. Conceicao jatuh, tetapi akan mengandalkan Rafael Leao pada Rabu di semifinal leg pertama," tulis mereka.
Corriere dello Sport menekankan peran kunci Conte di Napoli. "Tekanan Conte. Politano mengejutkan Conceicao, Lukaku mencetak gol ke-400. Meret menyelamatkan penalti Gimenez. Gol Jovic di menit akhir tak berguna. Loftus-Cheek absen karena radang usus buntu."
Tuttosport menyoroti semangat pantang menyerah Conte. "Conte tak menyerah. Kemenangan mendebarkan Inter, tetapi Napoli membuat Milan tenggelam dan tetap tiga poin di belakang. Politano dan Lukaku mencetak gol cepat, Gimenez gagal penalti, Jovic mencetak gol, tapi tak cukup. Loftus-Cheek dirawat di rumah sakit, Ibra kembali: 'Terkena virus, aku terkejut.'"
Fokus Milan: Menatap Derby

Dengan semakin sulitnya menembus empat besar, Milan kini harus mengalihkan fokus. Satu-satunya harapan mereka ada di ajang lain, termasuk Derby della Madonnina kontra Inter di leg pertama semifinal Coppa Italia.
Conceicao harus mencari solusi untuk lini serangnya yang kurang tajam. Rafael Leao bisa menjadi kartu truf dalam laga besar selanjutnya.
Derby Milan ini akan menjadi panggung pembuktian. Rossoneri harus bangkit jika tak ingin musim ini berakhir dengan tangan hampa.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Lewandowski, Mata Pisau Barcelona yang Menyayat Girona
- Irama Permainan Barcelona Mengalun Indah dan Membuai Girona
- Rapor Pemain Barcelona saat Gulung Girona: Lewandowski Aktif dalam Skema Serangan
- Debut Igor Tudor di Juventus: Formasi Baru, Energi Baru, Semangat Baru
- Antara Cinta dan Ambisi: Mengapa Dulu Tonali Memilih AC Milan, Bukan Juventus?
- Bersinar di Lapangan, Redup di Kursi Pelatih: Van Nistelrooy dan Mantan-mantan MU yang Gagal sebagai Peramu Taktik
- Eid Mubarak dari Cristiano Ronaldo: Salam Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 29 April 2026 00:308 Kiper Tangguh Favorit Peraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 29 April 2026 00:16Klopp Ungkap Satu Laga Piala Dunia 2026 yang Paling Dinantikannya
-
Liga Champions 28 April 2026 23:16 -
Liga Champions 28 April 2026 21:17Motivasi Ekstra 2 Pilar Atletico Madrid di Semifinal Kontra Arsenal
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 April 2026 01:00 -
Liga Champions 29 April 2026 00:47 -
Piala Dunia 29 April 2026 00:30 -
Piala Dunia 29 April 2026 00:16 -
Liga Champions 29 April 2026 00:00 -
Liga Inggris 28 April 2026 23:59
MOST VIEWED
- Prediksi Milan vs Juventus 27 April 2026
- Serie A Diguncang Calciopoli Baru? Ini Tanggapan Presiden Liga dan Bantahan Inter Milan Soal Kasus Gianluca Rocchi
- Diamnya Inter Milan yang Kini Terseret Skandal Wasit Serie A Gianluca Rocchi
- Hitung-hitungan Tiket Liga Champions Serie A: Rebutan 2 Tiket Tersisa! Simak Peta Persaingan Milan, Juve, Como, dan Roma
HIGHLIGHT
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih...
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi M...
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola H...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsen...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568944/original/059485100_1777397365-WhatsApp_Image_2026-04-29_at_00.24.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568943/original/099986000_1777397212-IMG_20260428_234148.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568925/original/005864300_1777392439-IMG_4111.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568872/original/074765900_1777384329-1001960552.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568892/original/012409900_1777388072-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_21.32.20.jpeg)

