FOLLOW US:


Bagi Ibrahimovic, Capello Lebih Baik Ketimbang Mourinho

20-03-2019 18:15

 | Zlatan Ibrahimovic

Bagi Ibrahimovic, Capello Lebih Baik Ketimbang Mourinho
Fabio Capello © AFP

Bola.net - Zlatan Ibrahimovic menyebut Fabio Capello dan bukannya Jose Mourinho atau Josep Guardiola sebagai pelatih terbaik yang pernah melatihnya.

Ibrahimovic melanglang buana ke sejumlah top Eropa di sepanjang karirnya. Mulai dari Ajax Amsterdam, Juventus, AC Milan, Inter Milan, Barcelona, hingga Manchester United dan PSG.

Ia pun sudah merasakan polesan banyak pelatih top. Mulai dari Massimiliano Allegri, Guardiola, Mourinho, hingga Unai Emery.

Hubungannya dengan Mourinho bisa dibilang paling sukses. Keduanya sukses meraih gelar saat bersama di Inter dan MU.

1 dari 2

Capello Terbaik


Ia juga pernah dilatih oleh Capello. Keduanya pernah bersama di Juventus dari tahun 2004 hingga 2006.
Meski tak bisa meraih gelar juara (karena gelar Scudetto dicopot karena skandal Calciopoli), namun Ibrahimovic tetap menganggap Capello sebagai pelatih terbaik yang pernah menanganinya.

"Saya bisa menggambarkan masing-masing (pelatih) tetapi Fabio Capello menonjol. Ia berkata: 'Anda mencetak gol untuk saya dan jika Anda tidak mencetak gol, Anda bisa duduk di tribun'," kenangnya pada Mirror.

"Saya suka itu. Saya suka yang terus terang. Saya tidak ingin seseorang berkata: 'Wow, Anda yang terbaik, kamu pemain yang luar biasa.'"

"Saya tidak perlu mendengar hal-hal yang sudah saya ketahui. Saya membutuhkan seseorang yang membakar kulit saya," seru Ibrahimovic.

2 dari 2

Dikritik Mourinho


Ibrahimovic kemudian mengungkapkan sedikit pengalamannya bersama dengan Mourinho. Suatu waktu, ia mengaku pernah dikritik oleh manajer asal Portugal tersebut.

"Saya pernah mengalami situasi di Inter ketika kami tampil buruk di babak pertama, dan di depan tim pada jeda paruh waktu ia mengkritik saya."

"Saya bakal mendapatkan penghargaan pemain terbaik di Italia, dan ia berkata: 'jika anda pergi ke panggung itu dan mendapatkan penghargaan anda, seharusnya anda malu. Dengan cara anda bermain saat ini, anda tidak layak mendapatkannya'."

"Saya berkata pada diri saya sendiri: 'saya akan tampil dan menunjukkan kepada dirinya serta mendemonstrasikan apa yang bisa saya perbuat lebih baik'," tutupnya.