
Bola.net - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri menegaskan bahwa timnya belum memikirkan perebutan gelar Serie A meski kini berada di puncak klasemen. Bagi sang pelatih, target utama Milan musim ini tetap finis di empat besar demi memastikan tiket Liga Champions.
Allegri, yang dikenal pragmatis, juga menetapkan sasaran konkret: mengumpulkan setidaknya 74 poin dan menjaga jumlah kebobolan tak lebih dari 25 gol sepanjang musim. Ia menilai keseimbangan pertahanan menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi performa.
Pernyataan ini muncul setelah kemenangan 2-1 atas Fiorentina, hasil yang membawa Milan ke puncak klasemen pada pekan ketujuh Serie A, namun sekaligus memancing perdebatan terkait keputusan penalti dalam laga tersebut.
Fokus Allegri: Realistis, Bukan Euforia
Meski Milan kini berada di posisi teratas, Allegri menolak terbawa suasana. Dalam konferensi persnya, ia menegaskan bahwa ambisi terbesar klub musim ini adalah menjaga posisi di zona Liga Champions.
“Menang itu penting, karena membawa kami selangkah lebih dekat ke tujuan utama: memastikan tempat di Liga Champions,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa musim masih panjang dan setiap tim akan menghadapi masa sulit. “Kami baru menjalani tujuh pertandingan. Tidak ada ruang untuk bicara soal ‘breakaway’. Kami harus melangkah perlahan dan tetap berpijak di bumi,” kata pelatih asal Livorno itu.
Allegri juga mengingatkan bahwa Milan harus fokus pada progres internal, bukan membandingkan diri dengan Napoli atau Inter. “Kami perlu meraih 74 poin, tanpa memikirkan apa yang dilakukan tim lain,” tegasnya.
Pertahanan Jadi Fondasi Kuat Milan

Kemenangan atas Fiorentina menegaskan kekuatan defensif Milan di bawah Allegri. Rossoneri baru kebobolan empat gol dari tujuh laga, catatan terbaik kedua di Italia setelah Roma. Disiplin taktik dan organisasi pertahanan kembali menjadi ciri khas tim asuhan Allegri.
Meski kehilangan Christian Pulisic dan Adrien Rabiot karena cedera, Milan tetap solid berkat pengalaman Luka Modric di lini tengah. Gelandang veteran asal Kroasia itu menjadi figur pemimpin yang menjaga keseimbangan permainan tim.
Selain pertahanan yang rapat, kontribusi Rafael Leao menjadi pembeda. Dua golnya ke gawang Fiorentina, termasuk penalti yang diperdebatkan, memastikan tiga poin penting bagi Milan di San Siro.
Allegri: Untuk Scudetto, Maksimal 25 Gol Kebobolan
Sebagai pelatih yang menekankan efektivitas, Allegri menilai pertahanan solid adalah syarat utama untuk bersaing memperebutkan Scudetto. “Untuk menargetkan gelar, Milan harus membatasi kebobolan maksimal 20 hingga 25 gol sepanjang musim,” ujarnya tegas.
Pernyataan itu selaras dengan pendekatannya selama bertahun-tahun di Serie A, mengandalkan kedisiplinan dan keseimbangan permainan ketimbang euforia jangka pendek.
Allegri juga mengingatkan bahwa konsistensi justru lebih penting daripada posisi sementara di klasemen.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Prediksi AC Milan vs Pisa 25 Oktober 2025
- AC Milan Makin Perkasa, Tapi Allegri Siapkan Bala Bantuan Baru di Januari 2026
- Fikayo Tomori Yakin Luka Modric Bisa Bawa AC Milan Juara Seperti Ibrahimovic
- Samakan dengan Era Emas Milan, Capello Sebut Chivu Lakukan 'Jalan Ninja' yang Sama di Inter
- Luka Modric Akui Eks Real Madrid Ini Jadi Alasan Utamanya Pindah ke AC Milan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 28 April 2026 12:24Luka Modric Cedera Patah Tulang Pipi, Musim Bersama AC Milan Berakhir
-
Liga Inggris 27 April 2026 17:20
LATEST UPDATE
-
Otomotif 28 April 2026 13:17 -
Liga Inggris 28 April 2026 13:15 -
Otomotif 28 April 2026 12:44 -
Tim Nasional 28 April 2026 12:36 -
Liga Italia 28 April 2026 12:24 -
Bola Indonesia 28 April 2026 12:21
MOST VIEWED
- Prediksi Milan vs Juventus 27 April 2026
- Serie A Diguncang Calciopoli Baru? Ini Tanggapan Presiden Liga dan Bantahan Inter Milan Soal Kasus Gianluca Rocchi
- Diamnya Inter Milan yang Kini Terseret Skandal Wasit Serie A Gianluca Rocchi
- Hitung-hitungan Tiket Liga Champions Serie A: Rebutan 2 Tiket Tersisa! Simak Peta Persaingan Milan, Juve, Como, dan Roma
HIGHLIGHT
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih...
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi M...
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola H...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsen...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568334/original/021178700_1777356302-310108.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568325/original/005277600_1777355100-3b36aa1a-63fa-45f3-be5d-b7f5a80495dc.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568293/original/047498300_1777354045-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_10.55.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1674249/original/ab8f1092c2ecd431974844f631355cb4-049758400_1502300359-000_OP5LR.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568242/original/096305900_1777352747-Screenshot_2026-04-28_at_11.44.04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568159/original/000404100_1777350663-5.jpg)

