
Bola.net - Eks kapten Timnas Brasil Dunga mengatakan Neymar harusnya memilih klub yang bisa membuatnya bahagia sebelum menentukan klub mana yang ingin ia perkuat.
Saat ini Neymar masih memperkuat PSG. Ia masih terikat kontrak hingga tahun 2022 mendatang.
Akan tetapi belakangan ini ia santer disebut akan cabut dari Parc de Princes. Ia sempat disebut akan kembali ke Spanyol, entah ke Real Madrid atau Barcelona.
Namun belakangan ini ia disebut lebih condong ke Barcelona. Pihak PSG sendiri sebelumnya sudah menyatakan bahwa mereka akan melepas pemain yang memang sudah tak punya keinginan bermain di klub asal Paris tersebut.
Gosip kepulangannya tak mereda, meskipun Barca baru saja resmi merekrut Antoine Griezmann dari Atletico Madrid. Transfer ini saja membuat Blaugrana harus mengeluarkan uang 120 juta euro.
Keinginan Neymar untuk pindah sepertinya tidak terbendung lagi. ia sudah mengindikasikan tidak berniat bermain bagi PSG dengan mangkir latihan perdana pra musim.
Saran Dunga
Sosok Neymar bukanlah sosok yang asing bagi Dunga. Ia mengenalnya dengan baik. Sebab ia orang yang mempercayakan ban kapten kepada pemain 27 tahun itu sebelumnya di Timnas Brasil.
Dunga kemudian coba memberikan saran pada Neymar sebelum ia memutuskan untuk pindah klub. Ia menyarankan kepadanya untuk mencari klub yang benar-benar bisa membuatnya nyaman, tak sekedar melihat berapa yang yang bisa mereka bayarkan kepadanya.
"Sangat penting bahwa ia memilih di mana ia akan bahagia, di mana ia akan menikmati bermain. Orang-orang tidak mengerti bahwa pemain Brasil itu berbeda dari yang di Eropa," bukanya seperti dilansir Goal International.
"Kami suka bermain, bersenang-senang, kalau tidak kami jadi tegang, sedih ... Saya harap musim depan ia bisa memberi kami banyak kegembiraan dan menunjukkan potensi penuhnya. Terserah dirinya," serunya.
Dewasa
Dunga kemudian memberikan pembelaan kepada Neymar perihal sikapnya yang dinilai kurang dewasa. Hal ini tak lepas dari perilakunya yang menimbulkan masalah.
Contohnya berseteru dengan suporter PSG sendiri beberapa waktu lalu. Menurutnya, eks pemain Santos itu sebenarnya sudah menunjukkan hal yang sebaliknya.
"Ia memiliki banyak kualitas, kualitas teknis. Ia melakukan semua yang perlu dilakukan pemain dan telah menjadi sangat dewasa," pujinya.
"Ia memenangkan banyak pelanggaran sekarang dan ia lebih suka mencetak gol, dan tidak hanya menggiring bola. Saya pikir dia sedang dalam momen yang bagus," pungkasnya.
Neymar sendiri baru saja merenggangkan hubungannya dengan PSG. Sebab ia mengaku salah satu momen terbaik dalam karir sepakbolanya adalah saat ia membantu Barcelona menghajar raksasa Ligue 1 tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 14 Mei 2026 05:21Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
-
liga eropa lain 12 Mei 2026 19:37Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
