FOLLOW US:


ONE Championship: Petarung Belanda-Indonesia Tantang Ulang Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu

16-07-2021 14:40

 | Asad Arifin

ONE Championship: Petarung Belanda-Indonesia Tantang Ulang Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu
Petarung berdarah Indonesia-Belanda, Anthony Engelen © ONE Championship

Bola.net - Petarung berdarah Belanda-Indonesia, Anthony Engelen ingin comeback-nya ke atas ring menjadi sesuatu yang tak terlupakan. Ia menyerukan pertandingan ulang melawan atlet yang pertama kali mengalahkannya.

Petarung yang pertama kali menaklukan Engelen adalah juara dunia Brazilian Jiu-Jitsu, Bruno Pucci. Ia dikalahkan di ajang ONE Championship bertajuk Spirit Of Champions pada Desember 2015, dengan rear-naked choke di ronde kedua.

"Saya menanyakan pertanyaan ini di media sosial, dan tampaknya yang ingin dilihat oleh para penggemar adalah pertandingan ulang melawan Bruno Pucci. Saya benar-benar kalah dalam pertarungan tersebut. Itu adalah kekalahan pertama saya," ujar Engelen, dalam rilis yang diterima Bola.net, Jumat (16/7/2021).

"Meskipun demikian, merupakan pengalaman yang luar biasa berada di ONE Championship melawan seorang petarung tingkat tinggi. Mereka (para penggemar) ingin melihat saya bertarung dengan Bruno Pucci, dan saya setuju."

"Saya selalu memberi tahu teman-teman saya, saya juga mengatakan kepada diri saya sendiri, saya ingin melakukan pertandingan ulang dengannya, dan saya pikir inilah saatnya. Secara pribadi, saya pikir ini pertandingan yang bagus," tegas Engelen.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1

Bruno Pucci di Mata Engelen

Di mata Engelen, Bruno Pucci adalah petarung yang hebat. Lawannya itu juga merupakan grappler kelas dunia.

Namun, Engelen menegaskan kemampuannya sekarang jauh lebih baik ketimbang 2015 lalu. Sehingga hasilnya akan berbeda jika petarung berjuluk The Archangel ini bertemu lagi dengan Bruno Pucci.

"Saya yakin saya telah berkembang cukup jauh sejak saat itu. Kami berdua memiliki karir yang cukup aktif. Kami berdua bertarung dengan banyak orang pada level tertinggi, baik penantang atau penantang gelar atau juara saat ini," tutur Engelen.

"Kami berdua memiliki beberapa kemenangan bagus, kami berdua memiliki beberapa kekalahan, dan saya pikir ini adalah pertarungan yang sangat seimbang. Ketika ini terjadi akan menjadi pertarungan yang luar biasa," imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)