FOLLOW US:


MotoGP Waspadai Virus Corona di Thailand, Tunggu Jawaban Pemerintah

14-02-2020 10:35

 | Anindhya Danartikanya

MotoGP Waspadai Virus Corona di Thailand, Tunggu Jawaban Pemerintah
MotoGP Buriram, Thailand 2019 © AP Photo

Bola.net - CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta, mengevaluasi MotoGP Buriram, Thailand, yang dijadwalkan digelar pada 20-22 Maret akibat adanya wabah virus corona yang menyebar di sejumlah negara Asia. Hal ini ia nyatakan via Diario AS, Kamis (13/2/2020).

Wabah ini telah dinyatakan sebagai situasi darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak merebak di sejumlah wilayah China pada Januari. Gelaran Formula E di Sanya bulan ini dan Formula 1 di Shanghai pada Maret pun telah resmi ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Ezpeleta pun menyatakan Dorna Sports dan MotoGP akan tetap berangkat menjalani uji coba pramusim kedua dan seri pembuka 2020 di Sirkuit Losail, Qatar, pada 22-24 Februari dan 8-10 Maret mendatang, namun mengaku masih ragu-ragu soal MotoGP Thailand.

1 dari 2

Bakal Tetap ke Qatar, Ragu Soal Thailand

Bergabung di kalender MotoGP pada 2018 lalu, Seri Thailand biasanya digelar pada akhir September, namun mulai musim ini dipindahkan ke bulan Maret. Ezpeleta pun mengaku Dorna Sports telah meminta penjelasan mendetail soal situasi yang terjadi di Thailand.

"Kami akan tetap berangkat ke Qatar sesuai jadwal, karena mereka telah menjamin di sana tak ada bahaya. Tapi untuk pergi ke Thailand, yang lebih dekat (dengan wilayah wabah), kami telah minta informasi dari pemerintah dan kami tengah menunggu jawaban," ujarnya.

2 dari 2

Akan Cari Tanggal Pengganti

Meski begitu, Ezpeleta menegaskan bahwa keberangkatan staf Dorna Sports dan seluruh peserta MotoGP ke Thailand akan tetap didiskusikan secara internal dengan kepala dingin. Jika semua orang sepakat tak berangkat ke Thailand pada Maret, maka tanggal pengganti akan dicari.

"Kami berangkat atau tidak, tergantung keputusan kami, karena keamanan selalu jadi hal utama bagi kami, dan jika kami tak bisa berangkat pada Maret, kami akan cari tanggal pengganti. Kapan mereka akan memberi jawaban? Beberapa hari lagi, sebelum kami pergi ke Qatar," tutupnya.