Bos Honda Tanggapi Penolakan Maaf dan Kritikan Rossi

Bola.net | 10 April 2018 13:00
Marc Marquez (c) AFP
- Reaksi Valentino Rossi usai mengalami insiden senggolan dengan Marc Marquez di Argentina akhir pekan lalu, tentu menjadi topik panas dalam pembicaraan seisi paddock MotoGP. Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig pun angkat bicara soal kritikan dan penolakan maaf yang diberikan Rossi kepada Marquez.


Usai balap, Rossi yang terjatuh dan hanya finis ke-19, bertemu awak media untuk menyampaikan sudut pandangnya mengenai insiden tersebut. Dalam media debrief yang sama, ia pun menuduh Marquez tak menghormati para rival, sengaja membuatnya terjatuh dan menghancurkan citra persaingan MotoGP.


"Vale banyak pengalaman, merupakan seorang pembalap, seorang juara. Jika kondisi di lintasan sulit, harusnya ia tahu hal macam ini bisa terjadi. Jika masalah ini dibesar-besarkan, tak masalah. Toh kami sangat menyesali apa yang telah terjadi. Di sisi lain, kami yakin rider kami tak lepas kendali. Itu adalah insiden balap, lintasannya licin dan mengecoh, lalu insiden itu terjadi," ujar Puig kepada Crash.net.



Meski begitu, Puig mengaku sangat memahami bila Rossi dan Yamaha sangat marah atas peristiwa ini. "Tentu, saya pernah menjadi pembalap, saya paham reaksi Vale dan Yamaha. Mereka marah dan tak senang atas situasi ini. Tapi hal ini bisa terjadi dan telah terjadi pada kebanyakan dari kita dalam sejarah balap motor," tuturnya.


Usai balap, Marquez juga segera mendatangi garasi Yamaha untuk meminta maaf, didampingi Puig dan sang manajer pribadi, Emilio Alzamora. Rossi justru menolak bicara dan ketiganya diusir. Rossi pun menyebut Marquez tak punya nyali mendatanginya sendirian dan menjadikan Puig sebagai tameng. Puig pun memberikan tanggapannya.


"Setiba di pit, hal pertama yang Marc katakan adalah ia ingin minta maaf dan memberi penjelasan. Jadi pergi ke sana adalah keputusannya sendiri, dan ini bicara banyak soal dirinya. Kami pergi ke sana, mereka tak senang dan meminta kami pergi. Percayalah, saya sangat memahaminya, karena bila hal ini terjadi pada rider Anda, jelas Anda tak senang. Tapi mau bagaimana lagi? Kami sudah berusaha minta maaf," tutupnya. [initial]


 (cn/dhy)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR