
Bola.net - Randy de Puniet dan Colin Edwards adalah pebalap yang melakukan perubahan signifikan musim ini. Setelah berkarir di MotoGP dengan motor-motor prototpe, mereka langsung menggunakan motor CRT.
Saat ini, De Puniet adalah pebalap CRT terbaik di atas motor Aprilia CRT (ART) bersama tim Power Electronics Aspar. Sementara Edwards yang menggunakan motor Suter-BMW dalam tim NGM Forward Racing, masih berada di peringkat ke-17 pada klasemen sementara.
De Puniet pun menjelaskan perbedaan motor prototipe dengan motor CRT. Ia mengaku bahwa motor-motor yang bermesin motor jalanan itu memiliki kecepatan tikungan yang lebih tinggi ketimbang prototipe.
"Gaya balap yang dibutuhkan CRT adalah gaya balap yang mirip dengan pebalap GP250," ujar pebalap Perancis itu kepada media Eropa. "Ketika saya membuntuti rival, saya bisa memasuki tikungan lebih cepat. Itulah mengapa sirkuit yang alurnya mengalir lebih baik untuk CRT. Sedangkan lintasan yang memiliki tikungan lambat, tidak baik untuk kami," tutupnya.
Kini De Puniet berada di peringkat ke-12 klasemen sementara pebalap dengan 48 poin. Ia hanya unggul tiga poin dari rekan setimnya yang berada di peringkat ke-13, Aleix Espargaro. (sp/kny)
Saat ini, De Puniet adalah pebalap CRT terbaik di atas motor Aprilia CRT (ART) bersama tim Power Electronics Aspar. Sementara Edwards yang menggunakan motor Suter-BMW dalam tim NGM Forward Racing, masih berada di peringkat ke-17 pada klasemen sementara.
De Puniet pun menjelaskan perbedaan motor prototipe dengan motor CRT. Ia mengaku bahwa motor-motor yang bermesin motor jalanan itu memiliki kecepatan tikungan yang lebih tinggi ketimbang prototipe.
"Gaya balap yang dibutuhkan CRT adalah gaya balap yang mirip dengan pebalap GP250," ujar pebalap Perancis itu kepada media Eropa. "Ketika saya membuntuti rival, saya bisa memasuki tikungan lebih cepat. Itulah mengapa sirkuit yang alurnya mengalir lebih baik untuk CRT. Sedangkan lintasan yang memiliki tikungan lambat, tidak baik untuk kami," tutupnya.
Kini De Puniet berada di peringkat ke-12 klasemen sementara pebalap dengan 48 poin. Ia hanya unggul tiga poin dari rekan setimnya yang berada di peringkat ke-13, Aleix Espargaro. (sp/kny)
Advertisement
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 2 April 2026 17:24 -
Liga Eropa Lain 2 April 2026 17:12 -
Liga Inggris 2 April 2026 17:07 -
Bola Indonesia 2 April 2026 16:49 -
Bola Indonesia 2 April 2026 16:43 -
Bola Indonesia 2 April 2026 16:35
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545116/original/087989700_1775125993-IMG_3887.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1055628/original/052374200_1447576169-151115-ilustrasi-borgol-grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540950/original/009881700_1774844645-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545103/original/061944300_1775125200-IMG-20260402-WA0017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4727645/original/035919200_1706320233-20240126_231428.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543310/original/045788300_1775021487-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_12.14.56.jpeg)

