
Bola.net - - Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengakui bahwa hubungannya dengan Jorge Lorenzo tahun ini lebih buruk dibanding tahun lalu. Rider Italia ini pun memaklumi bahwa atmosfer panas yang terjadi di garasi timnya terjadi sejak Lorenzo mulai tampil garang di atas Desmosedici.
Tahun lalu, Dovizioso dan Lorenzo memang diketahui akur-akur saja, namun tahun ini, keduanya kerap berperang kata-kata lewat media massa. Baru-baru ini, cekcok di antaranya kembali terjadi di Sepang, Malaysia, saat Lorenzo absen balapan akibat cedera tangan kiri.
Usai meraih tiga kemenangan di atas Desmosedici GP18 tahun ini, Lorenzo pun bakal hengkang dari Ducati dan bergabung dengan Marc Marquez di Repsol Honda. Di lain sisi, Dovizioso akan bertandem dengan rider yang saat ini masih membela Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci.
Panas Sejak Lorenzo Cepat

Kepada Motorsport.com, Dovizioso mengaku bahwa kehadiran Lorenzo di Ducati sangat bermanfaat baginya, terutama jika dilihat dari sudut pandang teknis. Meski begitu, soal hal-hal di luar lintasan, Dovizioso menyebut bahwa rider Spanyol tersebut memiliki karakter yang 'aneh'.
"Musim pertama berjalan seperti dugaan saya: Jorge memperkuat posisi saya di Ducati karena ia mengonfirmasi semua indikasi saya dan itu sangat positif. Tapi setiap rider punya karakter unik, dan Jorge juga punya itu. Ia orang yang aneh, ia punya kekuatan dan kelemahannya sendiri, seperti semua orang," ungkapnya.
"Tapi tahun ini tidaklah mudah, karena ketika ia mulai cepat, atmosfer di garasi kami lebih tegang, yakni hal yang normal jika Anda punya dua rider yang sama-sama bertarung merebut kemenangan. Jika hal ini terjadi, situasi di garasi mana pun juga bakal rumit," lanjut rider 32 tahun ini.
Lebih Puas Kalahkan Lorenzo
Dovizioso pun tak memungkiri ketegangan ini memengaruhi kinerja tim, dan membekuk Lorenzo terasa lebih memuaskan dari mengalahkan Marquez. "Rivalitas yang sengit terjadi di garasi kami, dan kalah dari Marc rasanya berbeda dengan kalah dari Jorge. Banyak orang bekerja untuk kami berdua dan tak peduli apa pun yang kami lakukan, hal ini akan memengaruhi mereka," ujarnya.
Di lain sisi, Dovizioso menegaskan bahwa targetnya musim depan takkan berubah, tak peduli siapa pun yang bakal jadi tandemnya."Ketika musim depan dimulai, target kami adalah meraih gelar dunia, ada Jorge atau tidak sebagai tandem saya. Tahun depan takkan mengubah apa pun," pungkas Dovizioso.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:47
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

