FOLLOW US:


Fabio Quartararo: Saya Menang Berkat Dorongan Marc Marquez

30-07-2020 11:58

 | Anindhya Danartikanya

Fabio Quartararo: Saya Menang Berkat Dorongan Marc Marquez
Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo © SRT

Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, meyakini bahwa performanya yang kuat sekaligus kemenangannya di MotoGP Spanyol dan Andalusia di Sirkuit Jerez pada 19 dan 26 Juli ia peroleh berkat pelajaran yang diberikan oleh Marc Marquez.

Persaingannya dengan Marquez pada 2019, terutama pada paruh kedua musim, membuat Quartararo banyak belajar cara menghadapi rival dan mengendalikan balapan. Hal ini ia lihat dengan jelas saat sengit memperebutkan kemenangan dengan Marquez di Misano dan Thailand.

Dalam balapan MotoGP Spanyol dan Andalusia, Quartararo pun menang dengan margin yang sangat lebar, yakni unggul 4,6 dan 4,5 detik di depan Maverick Vinales. Meski begitu, ia yakin kemenangannya takkan semudah itu andai Marquez tak cedera patah tulang humerus kanan.

1 dari 3

Pasti Lebih Sulit Kalau Ada Marc Marquez

Pasti Lebih Sulit Kalau Ada Marc Marquez
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez © Twitter/Marc Marquez

"Jika ada Marc, pasti bakal lebih sulit bagi saya untuk menang. Tapi tetap menyenangkan jika ada seseorang yang mendorong Anda, karena jika saya berada di sini, itu karena Marc memberi saya dorongan tahun lalu," ungkap Quartararo seperti yang dikutip Marca.

Pebalap Prancis berusia 21 tahun ini pun mengaku sangat salut pada perjuangan Marquez untuk ikut balapan di MotoGP Andalusia meski baru beberapa hari menjalani operasi lengan. Ia pun berharap sang delapan kali juara dunia cepat pulih dan kembali ke trek.

"Marc adalah pembalap yang kita semua ingin temui lagi sesegera mungkin. Tapi menonton videonya saat ia melakukan push up, saya bilang, 'Orang ini benar-benar robot'." Ia tak bisa balapan dengan cedera itu, ini normal, tapi tetap saja menakjubkan," ujarnya.

2 dari 3

Tanggapi Pernyataan Valentino Rossi

Pada wawancara yang sama, Quartararo juga menanggapi pernyataan Valentino Rossi, yang menyebut dirinya harus ikut 'bermain politik' karena ia menilai Yamaha hanya mendengarkan masukan Quartararo dan Maverick Vinales soal setup dasar YZR-M1.

"Tak ada yang jadi referensi di Yamaha. Toh dengan Maverick, saya sangat ketat bersaing di kualifikasi. Jadi saya takkan bilang bahwa saya adalah referensi. Yamaha memperlakukan semua pebalapnya dengan setara," pungkas rider berjuluk El Diablo ini.

Dengan dua kemenangan di Jerez, saat ini Quartararo pun duduk di puncak klasemen sementara pebalap dengan koleksi 50 poin. Balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Brno, Ceko, pada 7-9 Agustus mendatang.

3 dari 3

Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa