FOLLOW US:


Jonathan Rea Kenang Bela Repsol Honda di MotoGP, Bangga Bekuk Sang Pahlawan

11-06-2021 15:32

 | Anindhya Danartikanya

Jonathan Rea Kenang Bela Repsol Honda di MotoGP, Bangga Bekuk Sang Pahlawan
Jonathan Rea saat membela Repsol Honda pada 2012. © MotoGP.com

Bola.net - Rider Kawasaki Racing Team sekaligus enam kali juara WorldSBK, Jonathan Rea, mengenang momen-momen manis ketika membela Repsol Honda di MotoGP Misano dan Aragon pada 2012 lalu. Lewat GPOne, Kamis (10/6/2021), Rea mengaku sedih tak dapat kans balapan di MotoGP secara penuh, tapi mensyukuri dua balapan itu.

Rea, yang kala itu masih membela Pata Honda WorldSBK, diminta menggantikan Casey Stoner yang cedera engkel akibat kecelakaan hebat di Indianapolis. Sepekan usai insiden itu, MotoGP berlaga di Brno, Ceko, dan menggelar uji coba pascabalap pada Senin. Rea, yang kala itu tampil di Moskow, Rusia, diminta ke Brno untuk ikut uji coba itu.

Mengingat waktunya sangat mepet, Rea hanya menjalani uji coba di atas motor RC213V pada siang hari dan dalam beberapa jam saja. Tekanan pun cukup tinggi karena Rea harus selang-seling berlaga di WorldSBK dan MotoGP dalam lima pekan sekaligus. Meski begitu, rider asal Irlandia Utara ini tak menyia-nyiakan kesempatan.

1 dari 3

Senang Bisa Bersaing dengan Valentino Rossi

Senang Bisa Bersaing dengan Valentino Rossi
Jonathan Rea saat membela Repsol Honda © MotoGP.com

"Waktu itu rasanya stres sekali, karena saya menjalani sepekan di WorldSBK dan sepekan di MotoGP. Itu periode yang gila, tapi saya menikmatinya. Saya ingat, kala itu saya ada di Moskow untuk balapan di WorldSBK saat dapat panggilan. Saya pun terbang ke Brno untuk uji coba pada siang hari, dan saya tertinggal tiga detik," kisah Rea.

Meski hanya beberapa jam menjalani uji coba di atas RCV, Rea langsung membuktikan diri. Dalam balapan di Misano, ia start kesembilan dan finis kedelapan. Sementara dalam balapan di Aragon, ia start dan finis ketujuh, serta mengalahkan pahlawannya sejak belia, Valentino Rossi, yang kala itu finis kedelapan bersama Ducati Team.

"Saya finis di depan Vale, pahlawan saya! Crew chief saya kala itu Giulio Nava, crew chief Alvaro Bautista sekarang. Semalam sebelum balapan, ia bilang Vale merasa saya bisa merebut posisi 7-8, dan itu menakjubkan! Memori yang menyenangkan. Sayang, tak ada kans lagi balapan di MotoGP, tapi saya punya keluarga hebat di Kawasaki," tuturnya.

2 dari 3

Sudah Berusaha Cari Tim di MotoGP

Sudah Berusaha Cari Tim di MotoGP
Pembalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea © Kawasaki

Rea pun mengaku dirinya sudah berkali-kali berusaha mencari kursi di MotoGP, dan ia diketahui sempat melakukan pembicaraan dengan Pramac Racing dan Suzuki Ecstar. Sayangnya, tim-tim ini lebih tertarik menggaet rider-rider yang lebih muda darinya dan punya pengalaman berlaga di Moto2 dan Moto3.

"Saya tak pernah dapat kans ke MotoGP. Entah mengapa mereka punya opini tertentu soal rider-rider WorldSBK. Saya berkomunikasi dengan beberapa tim, namun tak ada proposal. Saya tentu ingin ke MotoGP untuk memahami level saya," ungkap Rea.

"Para pembalap MotoGP adalah yang terbaik di dunia, pabrikan berinvestasi banyak uang. Demi tampil baik, Anda harus punya kans yang baik pula. Jangan pernah katakan tidak, tapi dalam usia 34 tahun, saya tak yakin saya bakal dapat kans lagi untuk ke MotoGP. Begitulah keadaannya, dan saya tetap bahagia ada di WorldSBK," tutupnya.

Sumber: GPOne

3 dari 3

Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia