
Bola.net - Marc Marquez boleh jadi sangat mendambakan liburan usai masa-masa yang kelam. Namun, ia masih harus menjalani masa pemulihan yang cukup panjang demi bisa kembali tampil di papan atas MotoGP. Menurutnya, kondisi tubuhnya masih belum stabil dan kekuatannya terus naik-turun. Hal ini ia katakan via Diario AS.
Marquez memang sempat menang di Sachsenring, namun kondisi tubuhnya masih jauh dari kata ideal. Ia belum konsisten bertarung di lima besar dalam balapan lainnya, dan kini tengah mengalami komplikasi cedera lengan dan bahu kanan. Hanya beberapa hari setelah menang di Sachsenring, kondisi tubuhnya sempat menurun lagi.
Kala itu, ia bahkan menelepon Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, untuk memberitahukan keraguannya untuk turun dalam MotoGP Assen. Beruntung, ia mendapatkan perawatan dari fisioterapis dan akhirnya bisa balapan. Kini, dengan rehat musim panas selama lima pekan, ia berharap bisa lebih baik di paruh kedua musim.
Sempat Ragu Balapan di Assen

"Saya harap persentase pemulihan tubuh saya nanti jadi tinggi, meski saat ini belum bisa diprediksi. Pada Rabu (di Assen) saya bahkan sempat menelepon Alberto dan berkata bahwa saya tak tahu apakah saya bisa balapan. Saya mengalami iritasi yang buruk," ungkap delapan kali juara dunia ini pada Jumat (9/7/2021).
"Namun, pada Kamis, fisioterapis saya merawat saya dan pada Jumat saya sungguh lemah. Namun, sepanjang akhir pekan kondisi saya membaik, dan tak memburuk. Apa yang terjadi pada saya ini aneh. Saya sendiri belum paham arah mana yang harus saya tempuh," lanjut Marquez.
Marquez pun menyatakan, meski rehat musim panas kali ini adalah yang terpanjang dalam sejarah MotoGP akibat pembatalan Seri Finlandia, ia hanya mau liburan selama 1,5 pekan saja. Setelahnya, ia akan kembali fokus memperkuat kondisi fisik dan meningkatkan intensitas latihan dengan berbagai jenis motor.
Ingin Lebih Sering Latihan Motor
"Saya mau liburan 1,5 pekan saja. Saya ingin benar-benar melupakan cedera dan balapan. Tubuh saya juga butuh rehat. Saya tak mau mencemaskan bahu dan lengan saya, atau apa pun. Target saya hanyalah ingin kembali latihan dengan cara saya sendiri, yakni naik motor, motor, dan motor," tutur Marquez.
Menurutnya, latihan motor adalah satu-satunya cara agar ia bisa mengalami peningkatan performa yang nyata. "Inilah yang harus saya lakukan menjelang paruh kedua musim. Saya bukannya bilang bahwa saya bisa menang, namun saya harus lebih konsisten dan tak mengalami kambuh, karena kalau terjadi, ini bakal buruk," tutupnya.
Marquez saat ini tengah duduk di peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan koleksi 50 poin, tertinggal 106 poin dari Fabio Quartararo (Yamaha) di puncak. Ia akan kembali berlaga dalam MotoGP Styria yang digelar di Red Bull Ring pada 6-8 Agustus mendatang.
Sumber: Diario AS
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia: Marco Bezzecchi Makin Matang untuk Naik ke MotoGP 2022
- Ferrari Tolak Gaet Valentino Rossi untuk Proyek Hypercar di Le Mans
- Aleix Espargaro Batalkan Niat Pensiun Dini, Tekad Balapan di MotoGP 2023-2024
- Jorge Martin: Fabio Quartararo Satu-Satunya Favorit Juara, Rider Lain Sulit Jegal
- Gara-Gara Cedera, Jorge Martin Harus Pelajari Ducati dari Nol Lagi
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:47 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 04:44 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:39
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

