
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, ogah mengikuti jejak tandemnya musim depan di Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, untuk berpartisipasi di Suzuka 8 Hours 2025. Marquez mengakui punya rasa takut tersendiri, dan menyebut balapan tersebut bukanlah salah satu ambisi yang ingin ia buru.
Suzuka 8 Hours merupakan ajang balap ketahanan motor legendaris yang menjadi salah satu seri dari kejuaraan FIM Endurance World Championship (EWC). Balapan ini pun sangat menantang karena digelar selama delapan jam di Jepang saat musim panas, ditambah layout Sirkuit Suzuka pelik untuk motor.
Digelar pertama kali pada 1978, balapan ini dulunya kerap diramaikan para pembalap MotoGP dan WorldSBK, serta para pembalap dari berbagai ajang motor bergengsi di dunia, termasuk rider-rider Jepang sendiri. Namun, jadwal MotoGP yang padat membuat para ridernya kerap ragu-ragu berpartisipasi.
Risiko Balapan dengan Pembalap dari Berbagai Kejuaraan

Bagnaia sendiri meminta Ducati menurunkannya di Suzuka 8 Hours sejak 2022, dan semakin ngotot usai Ducati sukses finis keempat di edisi 2024. Namun, Marquez menolak ikut-ikut, meski Ducati berharap menandemkannya dengan Bagnaia di edisi 2025. Alhasil, kini Fabio di Giannantonio lah yang jadi prospek mereka.
"Honda meminta saya enam atau tujuh kali, karena bagi mereka, itu salah satu gelaran paling penting. Pecco bilang 'ya' karena ia suka. Saya sendiri tidak yakin melakukannya, karena MotoGP sudah punya 20-22 Grand Prix. Ada balapan penuh dan Sprint," ujar Marquez lewat kanal Youtube Bennetts BikeSocial, Selasa (6/8/2024).
"Salah satu hal yang bikin saya takut, di sana ada banyak pembalap dengan level berbeda-beda. Ketika balapan dengan para rider dengan level berbeda-beda, itu bisa menciptakan kontak, jatuh tanpa dugaan, jatuh tanpa coba-coba, hanya karena semua punya kecepatan berbeda-beda. Itu bikin saya agak takut. Jadi, tidak," lanjutnya.
Nanti Saja Waktu Sudah Pensiun
Meski begitu, Marquez tak menutup kemungkinan balapan di Suzuka 8 Hours ketika ia sudah pensiun dari MotoGP. Hal serupa pernah dilakukan oleh Casey Stoner. Usai pensiun dari MotoGP pada akhir 2012, Stoner membela Honda di Suzuka 8 Hours 2015. Sayangnya, ia terjatuh dan cedera, membuat Honda gagal finis.
"Seperti yang saya selalu bilang. Saya, Anda, dan semua orang punya 'harga'. Namun, saat ini saya hanya mau mengikuti motivasi saya, dan Suzuka 8 Hours bukan salah satunya. Mungkin lima tahun lagi, atau ketika saya pensiun, saya bakal bilang, 'Aku ingin coba Suzuka 8 Hours'. Namun, untuk sekarang, tidak," pungkasnya.
Pembalap MotoGP terakhir yang berlaga di Suzuka 8 Hours adalah Johann Zarco, yang balapan di edisi 2024. Ia bahkan sukses menang bersama Takumi Takahashi dan Teppei Nagoe di bawah bendera Team HRC with Japan Post.
Sumber: Bennetts BikeSocial
Baca Juga:
- Alex Marquez Sambut Fermin Aldeguer di Gresini: Talentanya Sudah Hebat, Gak Butuh Nasihat Senior
- 'Klasemen Sementara' Kecelakaan MotoGP 2024 Usai Separuh Musim, Marc Marquez-Pedro Acosta Memimpin
- Ai Ogura Soal Gosip ke MotoGP 2025: Ada 2 Opsi, Tunggu Saja Pengumumannya
- Langkah Krusial bagi Honda, Aleix Espargaro Bakal Boyong 2 Sosok Penting dari Aprilia
- Pecco Bagnaia Soal Setim dengan Marc Marquez: Bisa Jadi Rezeki dan Bencana Sekaligus
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 15:21
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Maret 2026 17:00 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 16:49 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 16:45 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 16:06 -
Liga Italia 6 Maret 2026 16:03 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 16:00
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523103/original/022669700_1772790028-IMG_8837.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3682204/original/057170700_1639445976-265547044_106946938433659_8086737765779574838_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517444/original/022492900_1772428380-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523045/original/080298600_1772786847-IMG_8826.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523036/original/061218400_1772786358-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_15.09.42.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516203/original/021232900_1772266389-1.jpg)

