
Iannone dan Lorenzo bertabrakan di tikungan ke-10 pada lap ke-17, dan keduanya memperdebatkan versi masing-masing soal insiden tersebut. Kepada MCN, Webb mengaku mengevaluasi data telemetri Ducati Desmosedici GP milik Iannone dan Yamaha YZR-M1 milik Lorenzo, di mana keduanya terbukti tak sedikit pun melakukan manuver janggal.
"Saya melihat data dari kedua motor. Kedua data sama-sama menunjukkan mereka mengerem di titik normal. Kami melihat semua lap, dan semuanya wajar. Hanya saja, Andrea melakukan kesalahan karena tiba lebih cepat ketimbang yang ia duga, tapi sudah merupakan tanggung jawabnya untuk menghindari pebalap yang ada di depannya, jadi jatuhlah penalti itu," ujar Webb.
Jorge Lorenzo (c) AFP
Pria asal Selandia Baru ini juga mengaku mendapat kritik dari Lorenzo, yang menyebutkan hukuman start terbuncit terlalu ringan bagi Iannone. Meski begitu, Webb yakin keputusan pihaknya sudah tepat dan akan membuat Iannone belajar dari kesalahan di masa depan.
"Jorge menjelaskan semua poin argumennya. Tapi Stewards Panel yakin telah mengambil keputusan yang tepat. Prosedur tahun ini menyatakan kesalahan yang sama akan selalu mendapat penalti yang lebih berat. Jorge yakin hukuman ini tak cukup serius, Andrea yakin hukuman ini terlalu berat. Kami mencoba berimbang, mempertimbangkan sejarah, tingkat kekerasan dan intensinya," tutup Webb. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

