
Bola.net - - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio belum juga bisa 'move on' dari ketakjubannya melihat Valentino Rossi memutuskan kembali balapan di MotoGP Aragon, Spanyol pada September lalu, hanya 23 hari setelah mengalami kecelakaan enduro di Italia dan cedera patah tulang fibula dan tibia kaki kanan.
Kecelakaan itu dialami Rossi hanya empat hari usai podium di Silverstone, Inggris dan ia harus absen di seri kandang, Misano, San Marino. Tim dokter memperkirakan Rossi harus istirahat selama 30-40 hari. Nyatanya, dalam 18 hari saja, rider 38 tahun ini mampu menjalani uji coba di Misano di atas motor superbike YZF-R1.
"Vale selalu mengejutkan saya, tapi yang paling mengejutkan saya adalah motivasi yang ia punya untuk kembali begitu cepat. Maksud saya, usai karir panjang, memenangkan segalanya, Anda pikir melewatkan satu balapan saja takkan membuat perbedaan besar 'kan? Nyatanya, ia malah bekerja sangat keras untuk kembali satu seri lebih awal," ujar Brivio.
Dalam balapan di Aragon tersebut, Rossi jelas tampak masih terpincang-pincang dan kesakitan, namun mampu finis kelima. Brivio pun yakin apa yang dilakukan The Doctor harus menjadi contoh bagi para pembalap muda. Eks manajer tim Yamaha Factory Racing ini menyatakan Rossi adalah panutan yang tepat.
"Saya selalu berkata bahwa Vale adalah role model yang harus dipelajari, dan saya harap generasi muda melihat apa yang ia lakukan dan mencoba mendapat motivasi. Mereka harus ambil contoh dari passion dan motivasi yang Vale punya untuk berkendara. Saya bahagia soal ini. Semoga banyak rider melihat dan mengikuti jejaknya!" pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 20 Januari 2026 13:11Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 17:23 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)

