
Bola.net - Gianluigi Donnarumma bingung dengan mental rapuh Timnas Italia. Ia bahkan tidak tahu apa penyebab timnya mudah hancur.
Pernyataan ini keluar usai Italia dibantai Norwegia 1-4 di San Siro di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Padahal, Azzurri sempat unggul 1-0 di babak pertama.
Kekalahan ini membuat Gennaro Gattuso dan Manuel Locatelli kompak menyebut mental Italia 'rapuh'. Donnarumma pun dimintai konfirmasi soal ini.
Kini, Italia harus berjuang di play-off Maret. Mereka terancam gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya.
Pertanyaan yang Sama di Skuad Italia

Donnarumma ditanya langsung soal apa penyebab rapuhnya karakter Italia. Pertanyaan ini muncul setelah Gattuso dan Locatelli memakai kata 'rapuh'.
Secara mengejutkan, sang kapten tidak punya jawaban pasti. Ia mengaku itu adalah pertanyaan yang sama di internal tim.
"Saya tidak tahu," jawab Donnarumma.
"Itu adalah pertanyaan yang kami tanyakan pada diri kami sendiri," lanjutnya.
Hancur Total Usai Kebobolan

Kiper Manchester City itu sangat menyayangkan reaksi timnya. Terutama setelah mereka kebobolan gol penyama kedudukan.
Ia menilai wajar jika kebobolan melawan tim kuat. Namun, yang tidak wajar adalah cara mereka hancur setelahnya.
"Peluang bisa terjadi melawan tim hebat seperti Norwegia," ucapnya.
"Tetapi tidak mungkin Anda hancur begitu saja, benar-benar kehilangan kepercayaan diri, benar-benar kehilangan kendali atas permainan. Itu tidak bisa diterima," tegas Donnarumma.
Harus Tetap Tenang Saat Tertekan
Donnarumma menuntut rekan-rekannya untuk belajar. Mereka harus bisa menjaga kepala tetap dingin saat situasi sulit.
Menurutnya, wajar jika mendapat tekanan 5-10 menit dari tim sekelas Norwegia. Kuncinya adalah melewati momen itu sebagai sebuah tim.
"Kami tentu perlu memperbaiki hal itu, mendengarkan pelatih, terus bekerja," ujarnya.
"Saat kami kebobolan, kami harus tetap menjaga kepala kami dalam permainan. Melawan tim seperti Norwegia, Anda bisa berada di bawah tekanan selama 5-10 menit, tetapi kami harus melakukannya bersama sebagai tim dan melewatinya," tutup Donnarumma.
Tatap Play-off Bulan Maret
Meski bingung dan kecewa, Donnarumma berusaha tegar. Ia mengingatkan bahwa nasib Italia akan ditentukan di play-off.
Ia percaya pelatih bisa memperbaiki masalah ini. Kepercayaan diri tim harus kembali sebelum laga krusial tersebut.
"Ini adalah kekalahan yang menyakitkan, tetapi kami harus mengangkat kepala kami," jelasnya.
"Kami harus menemukan kembali keyakinan dan kepercayaan diri kami, dan saya yakin berkat pelatih kami, kami akan melakukannya," pungkas Donnarumma.
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 20:14Manchester United Siap Lepas Joshua Zirkzee ke Juventus?
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 19:08Como Tahan Imbang Liverpool di Laga Uji Coba Pertama
-
Bola Indonesia 16 Agustus 2026 18:18Mantap! BRI Bakal Terbangkan MVP Youth Champions League 2026 ke Barcelona
-
Bola Indonesia 16 Agustus 2026 18:18Mantap! BRI Bakal Terbangkan MVP Youth Champions League 2026 ke Barcelona
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 17:303 Pemain MU Menolak Menyapa Ruben Amorim Saat Lawan AC Milan, Siapa Saja?
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 17:00Chelsea Bekuk Real Sociedad, Xabi Alonso Full Senyum!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 16 Agustus 2026 20:00Fase Tanggap Darurat Gempa NTT, Armada Udara Disiapkan
-
Liputan6 16 Agustus 2026 19:47Wamensos Bertolak ke NTT, Bawa Misi Khusus dari Prabowo
-
Liputan6 16 Agustus 2026 18:44HUT ke-81 RI, Monas hingga Dukuh Atas Diprediksi Padat
-
Liputan6 16 Agustus 2026 18:31995 Gempa Susulan Guncang NTT, Tak Semua Dirasakan Warga
-
Liputan6 16 Agustus 2026 18:21Pasien Gempa NTT Dirawat di Tenda, Pemerintah Siapkan RS Lapangan
-
Liputan6 16 Agustus 2026 18:18Prabowo: Pemerintah Akan Berupaya yang Terbaik Pulihkan NTT
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325568/original/099364800_1786878538-rmh2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325615/original/045796400_1786884376-download.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5200106/original/064889700_1745669909-20250426-Lebaran_Betawi-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325567/original/075156400_1786878538-rmh1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325586/original/048913100_1786879267-aa0234cc-84ae-42a3-aee7-640984383e82.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323911/original/042976100_1786680755-pid3.jpg)
