
Mantan pemain Barcelona tersebut berucap: "Ini gaya yang terlalu vulgar, sungguh sangat menyedihkan, memalukan, dan mereka layak bermain dengan 9 pemain sejak awal laga,"
"Mereka sering melepaskan tekel kotor dan liar, ini sungguh melukai saya, sungguh menyakitkan sebab Belanda mencoba meraih gelar dengan gaya yang kotor, hal yang rendah bagi sepak bola,"
Johan Cruyff adalah sosok besar bagi sejarah Belanda, ia adalah simbol bagi gaya Total Football yang sudah menjadi tradisi mereka sebelumnya, dianggap pemain terbaik ketiga di dunia, di bawah Pele dan Maradona.
"Belanda sama sekali tidak ingin bermain, pada hari Kamis mereka bertanya kepada saya, 'Apa bisa kami memakai gaya Inter?"
"Bisakah kami menghentikan Spanyol dengan strategi Jose Mourinho kala mematikan Barcelona?' Saya bilang tidak, karena itu akan menjijikkan, saya pikir mereka bakal berani melayani ini dengan gaya tradisi kami, namun saya salah,"
"Mereka memilih cara praktis anti-football, mereka pikir itu lah satu-satunya cara, agar mereka bisa berhasil bertahan hidup dalam situasi ini, namun mereka salah,"
"Tidak perlu diragukan lagi, Spanyol adalah tim terbaik yang pantas menang, dua pelanggaran pemain kami di babak pertama layak mendapatkan kartu merah,"
Tutup Cruyff merujuk aksi Mark Van Bommel dan Nigel de Jong, yang beraksi kasar di babak pertama, sungguh beruntung wasit tidak mengusir keduanya saat itu. (sun/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 April 2026 17:52 -
Otomotif 5 April 2026 17:46 -
Tim Nasional 5 April 2026 17:46 -
Bola Indonesia 5 April 2026 17:45 -
Bola Indonesia 5 April 2026 17:35 -
Bola Indonesia 5 April 2026 17:00
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 4 April 2026 09:32 -
piala dunia 4 April 2026 04:59 -
piala dunia 3 April 2026 20:52 -
piala dunia 3 April 2026 18:42 -
piala dunia 3 April 2026 10:30 -
piala dunia 3 April 2026 10:00
MOST VIEWED
- Loloskan Bosnia ke Piala Dunia 2026, Tandem Jay Idzes di Sassuolo Minta Maaf Sudah Sakiti Italia
- 3 Pelatih Italia Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Tapi Bukan Gennaro Gattuso
- Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
- Kantor FIGC Dilempari Telur dan Dirusak Suporter, Didesak Evaluasi Usai Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5546902/original/028465400_1775381146-pg05-prabowo-unifil-ce180c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546912/original/055424100_1775382594-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_16.45.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546901/original/082730300_1775380569-2d7e4c36-4ebf-4b86-8573-cc8b75120ced.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5423739/original/066845700_1764077570-IMG-20251125-WA0019.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546825/original/015617000_1775371681-Budi_MBG_SPPG.jpg)

