
Bola.net - Nasib sial dialami 'generasi emas' timnas Belgia pada Piala Dunia 2018. Membawa misi menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya, Belgia justru kalah di babak Semifinal dari gol Samuel Umtiti.
Belgia yang sedang di era emasnya harus tunduk oleh pengkoleksi dua trofi Piala Dunia, Prancis. Saat itu Kevin De Bruyne dkk hanya kalah tipis 1-0 atas Prancis.
Belgia yang tampil tangguh di laga sebelumnya justru harus kecolongan dari skema tendangan penjuru. Bek Prancis, Samuel Umtiti menjadi sosok pembawa mimpi buruk bagi skuat Belgia di Piala Dunia 2018.
Sundulan Umtiti mampu menjebol gawang Thibaut Courtois di menit 51. Sundulan tersebut menjadi satu-satunya gol pada laga ini. Belgia yang tampil menyerang di sisa waktu tak mampu mencetak satu gol pun ke gawang Prancis.
Kalahkan Fellaini: Umtiti Pahlawan
Ada hal menarik yang bisa saksikan dalam gol Samuel Umtiti ke gawang Belgia. Bek Prancis tersebut mampu melompat lebih tinggi dari Marouane Fellaini.
Sundulan Umtiti mengejutkan mengingat postur bek tengah Prancis itu hanya setinggi 182 cm. Sementara Fellaini yang bertugas mengawal Umtiti memiliki postur yang lebih tinggi yakni 194 cm.
🔙 #OnThisDay in 2018 @samumtiti put 🇫🇷 @FrenchTeam in the #WorldCup Final. A funky celebration followed! 🕺pic.twitter.com/trQ9caeWjr
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) July 10, 2020
Meski kalah postur, realita di lapangan berkata lain. Umtiti yang lebih pendek mampu melompat lebih tinggi untuk menjangkau datangnya bola. Fellaini yang kalah lompatan dari Umtiti pun harus menjadi kambing hitam terjadinya gol tunggal di laga tersebut.
Kalahkan Brasil: Belgia Tampil Ganas

Di Piala Dunia 2018, Belgia menjadi salah satu tim favorit juara. Bukan tanpa alasan, Belgia yang dipenuhi pemain bintang bisa mengalahkan juara Piala Dunia terbanyak, Brasil.
Sebelum dikalahkan Prancis, Belgia berhasil menumbangkan Brasil di babak Perempat Final. Tim asuhan Roberto Martinez itu menang tipis 2-1 kala melawan Brasil.
Belgia tampil lebih dominan di laga tersebut dengan intensitas serangan yang tinggi. Belgia bahkan bisa mencetak dua gol terlebih dahulu di babak pertama sebelum dibalas satu gol oleh Brasil di babak kedua.
Tim Paling Produktif di Fase Grup

Ketangguhan 'generasi emas' Belgia tercermin dari hasil Fase Grup G. Saat itu Belgia menjadi tim paling produktif dengan mencetak sembilan gol selama Fase Grup Piala Dunia 2018.
Produktivitas gol di Fase Grup akhirnya mengantarkan Belgia menjadi juara Grup G. Menyapu bersih semua kemenangan, Belgia mengoleksi sembilan poin.
Belgia bahkan mengungguli tim unggulan juara Piala Dunia 2018, Inggris. Saat itu Harry Kane dkk kalah tipis 1-0 atas Belgia sehingga membuat Inggris harus puas menjadi runner up Grup G.
Namun, produktivitas gol Belgia hanya menjadi angka ketika mereka kalah di Semifinal oleh Prancis akibat gol tunggal Umtiti. Belgia bahkan harus menonton Prancis yang mengalahkan mereka keluar sebagai juara Piala Dunia 2018.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 27 Maret 2026 22:27Beckham Putra Lawan St. Kitts and Nevis: 2 Gol dan 4 Selebrasi Berbeda
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Maret 2026 16:07 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 15:42 -
Otomotif 28 Maret 2026 15:15 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 14:31 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 14:23 -
Piala Dunia 28 Maret 2026 12:54
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 28 Maret 2026 12:54 -
piala dunia 28 Maret 2026 11:04 -
piala dunia 28 Maret 2026 09:29 -
piala dunia 28 Maret 2026 08:50 -
piala dunia 28 Maret 2026 08:31 -
piala dunia 28 Maret 2026 07:42
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540210/original/046253600_1774688411-Screenshot_20260328_140636_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539781/original/084989500_1774620379-Prabowo_-_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539843/original/087983700_1774629042-1000023606.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539809/original/046869500_1774621493-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-02__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539780/original/008875100_1774620378-Prabowo_dan_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)

