
Bola.net - Piala Dunia menghadirkan kejutan besar pertamanya setelah Spanyol gagal mengalahkan debutan Cape Verde pada laga pembuka Grup H. Pertandingan berakhir tanpa gol (0-0) dan memberikan satu poin bersejarah bagi wakil Afrika tersebut.
Hasil imbang ini cukup mencuri perhatian karena Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara. Di atas kertas, mereka juga unggul jauh dalam peringkat FIFA dibanding Cape Verde.
Sayangnya, sepanjang pertandingan, tim asuhan Luis de la Fuente kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan yang tampil disiplin dan penuh keyakinan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Cape Verde Tulis Sejarah di Penampilan Perdana

Meski hasil imbang ini tidak sebesar kejutan ketika Senegal mengalahkan Prancis pada 2002 atau Arab Saudi menundukkan Argentina empat tahun lalu, pencapaian Cape Verde tetap memiliki arti besar.
Poin pertama di Piala Dunia akan menjadi momen yang dikenang lama oleh negara kepulauan tersebut. Hasil itu juga menjadi hadiah atas perjuangan mereka yang berhasil lolos ke turnamen setelah memenangi grup kualifikasi Afrika.
Dalam perjalanan menuju Piala Dunia, Cape Verde mencatat kemenangan atas Kamerun, Angola, dan Libya. Mereka juga tidak terkalahkan dalam pertandingan kandang selama fase kualifikasi.
Menghadapi juara Eropa, Cape Verde tidak menunjukkan tanda-tanda gugup. Mereka bertahan dengan organisasi permainan yang kuat melalui formasi lima bek, yang pada beberapa momen berubah menjadi enam pemain bertahan untuk meredam serangan Spanyol.
Spanyol Dominan, tetapi Kehilangan Ketajaman

Spanyol langsung menguasai bola sejak awal pertandingan. Meski demikian, peluang berbahaya tidak banyak tercipta dan tembakan tepat sasaran pertama baru hadir setelah 20 menit melalui Pedri.
Seiring berjalannya laga, Spanyol mulai menemukan ruang terutama melalui pergerakan Marc Cucurella dari sisi kiri. Salah satu peluang terbaik hadir menjelang turun minum ketika Ferran Torres melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang.
Di sisi lain, Cape Verde mendapat dorongan besar dari penampilan kiper berpengalaman Vozinha. Penjaga gawang itu mampu membantu timnya menjaga gawang tetap aman sepanjang pertandingan.
Kombinasi disiplin bertahan, performa kiper yang solid, serta semangat untuk mewakili negara di panggung dunia membuat Cape Verde mampu meraih hasil yang melampaui ekspektasi banyak pihak.
Kondisi Yamal dan Williams Jadi Sorotan
Spanyol juga tidak tampil dengan kekuatan penuh di lini depan. Dua pemain sayap andalan mereka saat menjuarai Euro 2024, Lamine Yamal dan Nico Williams, memulai pertandingan dari bangku cadangan karena belum berada dalam kondisi fisik terbaik setelah mengalami cedera otot.
Kehadiran Yamal mulai dinantikan suporter setelah jeda babak pertama. Pemain berusia 18 tahun itu akhirnya masuk pada menit ke-71 dan langsung menunjukkan pengaruh lewat akselerasi yang membuka ruang bagi peluang Mikel Merino.
Meski demikian, pertahanan Cape Verde tetap terlihat nyaman menghadapi tekanan yang datang. Williams baru dimainkan pada menit ke-87 ketika waktu pertandingan semakin menipis.
Hasil ini kembali mengingatkan Spanyol pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya saat mereka tersingkir setelah mendominasi penguasaan bola tetapi gagal mencetak gol.
Meski begitu, belum ada alasan untuk panik karena mereka masih memiliki waktu sebelum menghadapi Arab Saudi dan Uruguay pada dua laga berikutnya. Yang jelas, Spanyol membutuhkan Yamal dan Williams kembali ke kondisi terbaik secepat mungkin.
Jangan Lewatkan!
- Bola Final Piala Dunia 2026 Ternyata Buatan Indonesia, Dibekali Sensor Canggih untuk Bantu VAR
- Rapor Pemain Spanyol vs Tanjung Verde: Buntu, Tumpul, Mandul
- Cara Menonton Piala Dunia 2026 Gratis di Indonesia, Semua Pertandingan Tayang di TVRI
- Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop, Bisa Lewat Link Streaming Resmi
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Juli 2026 22:34Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
-
Bola Indonesia 31 Juli 2026 22:30Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 31 Juli 2026 19:14Ribuan Personel Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Besok
-
Liputan6 31 Juli 2026 18:53Infografis Daftar Kenaikan Tukin Prajurit TNI
MOST VIEWED
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Hantam Timnas Italia
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Zinedine Zidane Ambil Alih Prancis, Nasib Kylian Mbappe Jadi Perhatian
Kembali ke Timnas Italia, Roberto Mancini Minta Maaf soal Keputusannya Pergi ke Arab Saudi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308707/original/078610900_1785167843-922723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308228/original/021608300_1785132849-5561f5af-6e36-41d6-9e2d-2e7ad7cfb0ec.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306885/original/070630400_1784913813-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312517/original/044828500_1785502229-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_19.41.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312485/original/068653900_1785498847-b2f8323a-166a-445d-9eb1-b20b3f3f932d.jpg)

