
Bola.net - Koodinator tim nasional Indonesia, Bob Hippy, menghimbau agar para insan sepakbola maupun pemain tim nasional Indonesia U-23 seyogyanya jangan terlalu larut dengan euforia. Pasalnya, kiprah Egi Melgiansyah dan kawan-kawan di SEA Games XXVI/2011, baru di separuh perjalanan. Bob Hippy juga mengingatkan, jika Indonesia harus belajar dari pengalaman seperti di Piala AFF 2010 lalu. Saat itu, Indonesia tampil gemilang dan selalu menang di setiap pertandingan penyisihan hingga semifinal.
"Alhasil, Timnas Senior gagal di final di tangan Malaysia. Ironisnya, Malaysia adalah tim yang dikalahkan secara telak di partai pertama (5-1)," ungkapnya kepada Bola.net.
Kini, dalam ajang berbeda, namun tidak berkurang gengsinya, Indonesia kembali bersua Malaysia yang notabene juara bertahan SEA Games 2009. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11). Bob kembali mengatakan, sudah 20 tahun Indonesia menanti jadi juara cabang sepak bola SEA Games. Pasalnya, terakhir kalinya, Indonesia meraih gelar juara pada tahun 1991 di Manila.
"Pada rentang waktu tersebut, kita juga pernah mendapatkan kesempatan terbaik saat menjadi tuan rumah 1997. Sayang, 'Tim Garuda Muda' gagal di babak final, dikalahkan Thailand lewat proses adu penalti," papar Bob yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Kini, pengalaman pahit tersebut diharapkannya tidak terulang. Sebagai tuan rumah, Bob mengharapkan agar Indonesia mampu mengonversi seluruh keuntungan nonteknis menjadi prestasi emas.
"Kebetulan, kualitas skuad yang dimiliki Timnas U-23 kali ini sangat menunjang untuk meraih hasil terbaik. Saya sangat optimis untuk itu," tutupnya. [initial]
SEA GAMES - Sepak Bola: Pemilik ID Card Harus Disertai Tiket (esa/mac)
"Alhasil, Timnas Senior gagal di final di tangan Malaysia. Ironisnya, Malaysia adalah tim yang dikalahkan secara telak di partai pertama (5-1)," ungkapnya kepada Bola.net.
Kini, dalam ajang berbeda, namun tidak berkurang gengsinya, Indonesia kembali bersua Malaysia yang notabene juara bertahan SEA Games 2009. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11). Bob kembali mengatakan, sudah 20 tahun Indonesia menanti jadi juara cabang sepak bola SEA Games. Pasalnya, terakhir kalinya, Indonesia meraih gelar juara pada tahun 1991 di Manila.
"Pada rentang waktu tersebut, kita juga pernah mendapatkan kesempatan terbaik saat menjadi tuan rumah 1997. Sayang, 'Tim Garuda Muda' gagal di babak final, dikalahkan Thailand lewat proses adu penalti," papar Bob yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Kini, pengalaman pahit tersebut diharapkannya tidak terulang. Sebagai tuan rumah, Bob mengharapkan agar Indonesia mampu mengonversi seluruh keuntungan nonteknis menjadi prestasi emas.
"Kebetulan, kualitas skuad yang dimiliki Timnas U-23 kali ini sangat menunjang untuk meraih hasil terbaik. Saya sangat optimis untuk itu," tutupnya. [initial]
SEA GAMES - Sepak Bola: Pemilik ID Card Harus Disertai Tiket (esa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 18:45Meneropong Prospek IHSG Setelah Anjlok ke 5.941
-
Liputan6 3 Juni 2026 18:44Korupsi MBG Seret Eks 3 Pimpinan BGN, Berapa Kerugian Negara?
-
Liputan6 3 Juni 2026 18:30Rapat Bareng DPR, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567145/original/081633300_1777267156-InShot_20260427_111821388.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5347492/original/090553500_1757673525-Wamen_Imipas.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7687750/original/064064700_1780484744-0L5A9301.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7689223/original/050120100_1780486202-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.19.32.jpeg)
