
Bola.net - Jude Bellingham tak tinggal diam melihat derasnya kritik yang menerpa Real Madrid belakangan ini.
Gelandang Timnas Inggris itu tampil ke depan sebagai perisai bagi rekan setim dan pelatihnya dari berbagai spekulasi liar. Isu keretakan ruang ganti hingga performa Vinicius Junior yang disorot tajam, dijawabnya dengan lugas.
Bagi Bellingham, narasi krisis yang dibangun pihak luar sangat berlebihan. Ia memastikan bahwa kondisi internal Los Blancos tetap solid dan satu komando di bawah Xabi Alonso.
Ia juga menepis kabar burung yang menyebut dirinya campur tangan dalam kebijakan transfer klub. Bellingham menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah performa di lapangan, bukan politik ruang ganti.
Bela Vini Jr dari Tekanan

Salah satu topik panas yang dibahas adalah performa Vinicius Junior yang dianggap menurun dalam urusan mencetak gol. Bellingham mengakui adanya tekanan besar yang dipikul rekannya tersebut.
Namun, ia menolak jika kontribusi Vini hanya dinilai dari angka di papan skor. Menurutnya, pemain asal Brasil itu tetaplah sosok vital yang memberikan dampak besar lewat kreativitasnya.
"Dari sudut pandang saya, saya pikir ada banyak tekanan pada Vini. Dia melakukan banyak hal baik di lapangan," ujar Bellingham membela sang kolega.
Bellingham menduga Vini mungkin sedang mengalami sedikit kebuntuan di depan gawang. Meski begitu, seluruh tim tetap memberikan dukungan penuh agar sang winger kembali ke performa terbaiknya.
"Mungkin itu adalah blok di depan gawang, tetapi saya pikir dia adalah pemain yang elektrik dan sangat kreatif. Gol tidak menceritakan keseluruhan cerita, ada assist dan permainan penting," tambahnya.
Ia yakin kembalinya ketajaman Vini hanya masalah waktu. Rekan-rekannya siap membantu proses tersebut karena menyadari betapa berbahayanya Vini saat berada di puncak performa.
"Kami harus melihatnya sebagai mitra yang sangat berguna. Kami semua ingin dia kembali ke performa terbaiknya, ketika dia dalam performa terbaiknya dia sangat berbahaya. Saya yakin dia akan kembali ke dirinya yang dulu," tegas Bellingham.
Menepis Isu Keretakan

Selain membela Vini, Bellingham juga meluruskan isu miring terkait masa depan Xabi Alonso. Posisi Real Madrid yang tertinggal empat poin di liga dan berada di 8 besar Liga Champions dianggap sebagian pihak sebagai kegagalan.
Bellingham menyebut penilaian itu sebagai reaksi berlebihan khas standar tinggi Real Madrid. Ia menegaskan tidak ada perpecahan di dalam tim.
"Kami semua bersatu di ruang ganti, staf pelatih dan para pemain. Terkadang ada pasang surut, tetapi kami harus melihat di mana kami berada sekarang," katanya.
Posisi di semifinal Piala Super Spanyol dan persaingan di papan atas menurutnya bukanlah sebuah bencana. Keputusan soal masa depan pelatih ada di tangan manajemen, namun pemain tetap setia pada Xabi Alonso.
"Itu bukan bencana, menurut pendapat saya. Menjadi Real Madrid, segalanya dibesar-besarkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik," ucapnya.
Dukungan Penuh untuk Xabi Alonso

Isu keretakan hubungan antara pemain dan pelatih juga dibantah mentah-mentah. Bellingham menyebut bahwa masalah-masalah tersebut seringkali hanya karangan pihak luar yang tidak tahu kondisi sebenarnya.
Komunikasi di dalam tim berjalan sangat baik. Jika ada masalah, mereka menyelesaikannya dengan duduk bersama, bukan dengan drama.
"Ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik, banyak masalah yang dikarang. Kami benar-benar tahu apa yang terjadi di dalam ruang ganti," ungkap Bellingham.
Ia menutup pernyataannya dengan deklarasi loyalitas yang kuat kepada sang entrenador. Tidak ada keraguan sedikitpun dari para pemain terhadap kapasitas Alonso.
"Kami semua bersama pelatih, tidak ada perdebatan. Dia sangat positif, dia membawa pengaruh yang sangat positif dan kami bekerja untuk meningkatkan diri... Kami semua bersama pelatih sampai mati," pungkasnya dengan nada emosional.
Bantahan Soal Pemain Inggris
Di akhir sesi, Bellingham juga sempat dibuat heran dengan pertanyaan wartawan soal rumor dirinya meminta klub merekrut pemain Inggris. Ia langsung memotong spekulasi tersebut.
"Di mana Anda membacanya? Itu sama sekali tidak benar. Tidak ada pemain yang memiliki pengaruh seperti itu di klub mana pun," bantahnya tegas.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 9 Januari 2026 08:37Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
-
Liga Spanyol 9 Januari 2026 08:07
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 9 Januari 2026 11:47 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 11:44 -
Tenis 9 Januari 2026 11:43 -
Otomotif 9 Januari 2026 11:23 -
Liga Italia 9 Januari 2026 11:11 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 10:47
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463275/original/087696500_1767604431-maduro.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412015/original/075913400_1763029321-WhatsApp_Image_2025-11-13_at_17.11.39__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446325/original/025310000_1765878759-_SUC__The_Founder5_II_-_Unfinished_Business_-_14122025_-_6D_-_1128.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446005/original/088102100_1765870455-2578__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)

