
Bola.net - LALIGA kembali menunjukkan sikap tegas dalam perang melawan pembajakan konten digital. Isu ini dinilai kian serius, terutama di era distribusi siaran olahraga berbasis media sosial.
Presiden LALIGA, Javier Tebas, menegaskan bahwa pembajakan bukan bagian dari kebebasan berekspresi. Aktivitas tersebut disebut sebagai kejahatan terorganisir yang merugikan industri olahraga secara sistemik.
Sikap LALIGA sejalan dengan pandangan para pemimpin industri teknologi global. Salah satunya datang dari CEO Akamai, Tom Leighton, yang menyoroti risiko keamanan siber dari pembajakan digital.
Bagi LALIGA, pembajakan bukan sekadar isu hak cipta. Dampaknya merambah pada keberlangsungan klub, lapangan kerja, hingga masa depan pengembangan sepak bola akar rumput.
Pembajakan Digital dan Ancaman Keamanan Siber

LALIGA menempatkan pembajakan digital sebagai ancaman keamanan siber yang serius. Praktik ilegal ini kerap disertai malware, penipuan, hingga pencurian data pengguna.
Javier Tebas menegaskan bahwa teknologi untuk menanggulangi pembajakan sebenarnya sudah tersedia. Tantangannya bukan pada aspek teknis, melainkan pada desain dan kemauan infrastruktur digital.
“Pembajakan juga merupakan masalah keamanan siber (malware, penipuan, dan pencurian kredensial). Teknologinya sudah ada untuk bertindak cepat tanpa mengorbankan kinerja maupun proses hukum. Pertanyaannya, apakah Anda merancang infrastruktur untuk mencegah kejahatan atau justru menutup mata,” ujar Javier Tebas lewat unggahan X.
Dalam konteks ini, Tebas bahkan menyebut @elonmusk sebagai simbol pentingnya keseriusan platform besar dalam memerangi pembajakan di dunia olahraga.
Javier Tebas Singgung Tanggung Jawab Platform

LALIGA juga menyoroti persoalan persaingan tidak adil yang jarang dibahas. Di Spanyol, lebih dari 35 persen konten LALIGA yang dibajak masih beredar melalui infrastruktur tertentu.
Hal ini terjadi meski ribuan pemberitahuan resmi dan putusan pengadilan telah diterapkan. LALIGA menilai sebagian perantara teknologi masih enggan bertindak tegas.
Beberapa perusahaan berlindung di balik narasi kebebasan internet. Padahal, putusan hukum yang jelas telah ada di berbagai negara, termasuk Spanyol, Italia, dan Jepang.
“Jika pembajakan dibiarkan memiliki keunggulan bawaan ‘by design’, maka harga yang harus dibayar akan ditanggung oleh kreator, industri, lapangan kerja, dan pada akhirnya oleh konsumen yang taat hukum,” lanjut Javier Tebas di LinkedIn.
Baca Ini Juga:
- Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
- Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
- Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
- Gosip Tinggalkan Barcelona: Hansi Flick Buka Suara soal Masa Depan Robert Lewandowski
- Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
- Benarkah Ruang Ganti Real Madrid Retak?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Agustus 2026 16:35Endrick Mulai Mencari Jalan ke Premier League, Berpeluang Gabung MU?
-
Liga Spanyol 9 Agustus 2026 13:28Jadi Asisten Jose Mourinho, Apa Peran Sami Khedira di Real Madrid?
-
Liga Spanyol 8 Agustus 2026 23:00Real Madrid Lirik Manuel Locatelli Usai Gagal Dapatkan Rodri
-
Liga Spanyol 8 Agustus 2026 20:20Ferran Torres Capai Kesepakatan dengan PSG
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Agustus 2026 22:11Detail Kesepakatan Transfer Ronald Araujo ke Liverpool
BERITA LAINNYA
-
spanyol 9 Agustus 2026 14:31Faktor Jose Mourinho yang Bikin Vinicius Junior Teken Kontrak Baru di Real Madrid
-
spanyol 9 Agustus 2026 13:28Jadi Asisten Jose Mourinho, Apa Peran Sami Khedira di Real Madrid?
-
spanyol 9 Agustus 2026 07:33Jose Mourinho Blak-blakan Soal Debut Bernardo Silva di Real Madrid
-
spanyol 8 Agustus 2026 23:00Real Madrid Lirik Manuel Locatelli Usai Gagal Dapatkan Rodri
-
spanyol 8 Agustus 2026 20:20Ferran Torres Capai Kesepakatan dengan PSG
SOROT
-
Liputan6 9 Agustus 2026 21:00Aturan Baru BGN: Ompreng MBG Wajib Punya Batas Jam Konsumsi
-
Liputan6 9 Agustus 2026 19:49DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana hingga Mile 69 Ditangkap
-
Liputan6 9 Agustus 2026 18:08Kasus 996 Senjata di Sekolah, Kuasa Hukum Bantah Ada Ekskul Menembak
-
Liputan6 9 Agustus 2026 16:42KPK Geledah 15 Lokasi di Kasus Bupati Pemalang, Ini Hasilnya
-
Liputan6 9 Agustus 2026 16:16Survei IPO Ungkap 63 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo
-
Liputan6 9 Agustus 2026 15:57Kebakaran Hebat di Pergudangan Kosambi Tangerang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319751/original/053062700_1786279748-Satgas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319668/original/013460500_1786264819-71184.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310910/original/007198200_1785380863-pem5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319673/original/016344800_1786265821-Screenshot_20260809_154014_WhatsApp_2.jpg)
