FOLLOW US:


Mourinho Mengaku Belajar Banyak Saat Latih Real Madrid

06-03-2019 05:04

 | Jose Mourinho

Mourinho Mengaku Belajar Banyak Saat Latih Real Madrid
Jose Mourinho © AFP

Bola.net - Selain Inter Milan, Real Madrid adalah klub yang juga mendapatkan tempat di hati pelatih kawakan, Jose Mourinho. Pria asal Portugal itu mengaku mendapatkan banyak pelajaran saat melatih klub berjuluk Los Merengues tersebut.

Mourinho menghabiskan tiga musim masa kepelatihannya bersama Real Madrid, terhitung sejak tahun 2010. Pada masa-masa itu, ia berhasil mengantar Real Madrid meraih gelar La Liga, Copa del Rey, dan juga Supercopa de Espana.

Sejak dipecat Manchester United bulan Desember lalu, wacana soal kepulangannya ke Real Madrid terus menjadi perbincangan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Mourinho akan didapuk sebagai pengganti Santiago Solari di musim panas nanti.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3

Punya Pengalaman yang Unik

Mourinho pun sepertinya tidak keberatan jika harus menukangi klub yang pernah ia asuh dulu. Apalagi jika itu Real Madrid, tempat yang dirasa Mourinho telah memberinya banyak pelajaran dalam karirnya sebagai pelatih.

"Saya punya kenangan yang fantastis," buka Mourinho saat berbicara kepada Deportes Cuatro belum lama ini.

"Bekerja di Real Madrid adalah sebuah pengalaman yang unik serta berbeda ketimbang klub-klub lain yang pernah saya latih," lanjut pria berumur 56 tahun tersebut.

2 dari 3

Pernah Berbuat Kesalahan

Mourinho sendiri mengakui telah melakukan banyak kesalahan, yang kemudian berujung pada pemecatannya di tahun 2013 silam. Namun kesalahan-kesalahan yang ia lakukan itulah yang membuatnya menjadi pelatih seperti sekarang ini.

"Kami melakukan banyak hal yang fantastis dan memenangkan liga dengan cara yang unik," tambahnya.

"Kami juga punya momen-momen buruk, saya membuat kesalahan, tapi pengalaman membuat saya jadi pelatih serta pribadi yang lebih baik," tandasnya.

Selain Madrid, Inter Milan pun dikabarkan tertarik untuk menggunakan jasanya kembali. Raihan treble di tahun 2010 lalu membuat hubungan Mourinho dan Nerazzurri tetap erat hingga sekarang.

3 dari 3

Saksikan Juga Video Ini

Berita video Kurniawan Dwi Yulianto dan Ponaryo Astaman memberikan saran untuk Timnas U-22 setelah juara di Piala AFF 2019.