FOLLOW US:


Xavi Ingin Latih Barcelona Suatu Hari Nanti

21-05-2019 09:42
Xavi Ingin Latih Barcelona Suatu Hari Nanti
Gelandang Barcelona Xavi Hernandez mengangkat trofi La Liga di Camp Nou setelah Barcelona menjadi juara, 23 Mei 2015. © AP Photo

Bola.net - Mantan kapten Barcelona Xavi akan segera memulai karier kepelatihannya di Qatar. Namun, ia punya keinginan untuk melatih Barcelona suatu hari nanti.

Xavi memang tidak bisa dipisahkan dari Barcelona. Ia memulai karier sepakbolanya dari akademi klub sebelum menjadi tulang punggung Blaugrana selama bertahun-tahun.

Selama memperkuat Barca, Xavi sudah mempersembahkan 22 gelar. Itu terdiri dari tujuh trofi La Liga, dua trofi Copa Del Rey, lima trofi Piala Super Spanyol, empat trofi Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, serta dua trofi Piala Dunia Antarklub.

Baru-baru ini, Xavi sudah menjalani laga terakhirnya sebagai pemain profesional bersama Al Sadd. Sayangnya, Xavi mengakhiri kariernya dengan kekalahan.

1 dari 2

Ingin Latih Barcelona

Setelah gantung sepatu, Xavi akan meniti karier sebagai pelatih. Ia punya keinginan untuk kembali ke mantan klubnya Barcelona suatu saat nanti.

“Ide saya adalah mulai melatih di sini di Qatar untuk mendapatkan pengalaman,” kata Xavi kepada kantor berita EFE, seperti dikutip oleh Marca.

“Ini akan menjadi batu loncatan saya untuk kembali ke sepak bola Eropa dan ya, semoga saja itu Barcelona, tetapi saat ini saya tidak dalam posisi itu."

2 dari 2

Belum Siap Latih Klub Besar

Xavi mengaku belum siap untuk menangani klub besar pada tahap sekarang ini. Sebab, pria asal Spanyol itu sama sekali belum punya pengalaman melatih.

“Saya belum siap untuk mengambil peran seperti ini di level atas dan saya harus bisa mengambil langkah kecil sebelum mencapai tujuan akhir saya," lanjutnya.

“Saya punya banyak ide dan konsep tentang bagaimana saya ingin sepakbola dimainkan dan bagaimana saya ingin meneruskannya kepada para pemain masa depan.

"Saya selalu mengagumi permainan Barcelona, kontrol mereka terhadap permainan dan gaya mereka - itu adalah sesuatu yang ingin saya refleksikan dalam karir saya sendiri sebagai pelatih."