FOLLOW US:


Alasan TC Timnas Indonesia dan U-19 Diundur: Shin Tae-yong Lagi Diisolasi

27-07-2020 14:50

 | Gia Yuda Pradana

Alasan TC Timnas Indonesia dan U-19 Diundur: Shin Tae-yong Lagi Diisolasi
Ketua PSSI dan Shin Tae-yong © Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, atau yang akrab disapa Iwan Bule, mengungkapkan alasan mengapa Timnas Indonesia senior maupun Timnas Indonesia U-19 gagal memulai latihan pada 25 Juli 2020. Latihan perdana dua timnas tersebut diundur hingga awal bulan depan.

Salah satu alasannya karena manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tengah menjalani karantina. Juru taktik asal Korea Selatan itu memang baru datang ke Tanah Air pada 22 Juli lalu bersama staf kepelatihannya yaitu Kim Woo-jae, Gong Oh-kyun, Kim Hae-woon, dan Lee Jae-hong.

Selain itu juga karena seluruh anggota timnas baru menjalani tes swab pada 24 Juli lalu untuk mengetahui apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak. Sementara hasilnya belum keluar saat mereka akan memulai latihan.

"Shin Tae-yong meminta mereka diisolasi dulu. Shin Tae-yong sendiri sekarang belum keluar, masih ada di apartemennya, isolasi mandiri," ujar Iwan Bule, di Mills Store, Jakarta Barat, Senin (27/7/2020).

"Kemudian ada hasil tes swab yang harus keluar kira-kira tiga sampai empat hari. Kita kan latihan ini harus betul-betul pelatih yang menentukan. Itu permintaan dari Shin Tae-yong, sehingga kita akan mulai latihan tanggal 1 Agustus nanti," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1

Hasil Tes Swab?

Hasil Tes Swab?
Shin Tae-Yong © Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan

Terkait hasil tes swab beberapa hari lalu, Iwan Bule menegaskan semuanya non reaktif. Namun, Shin Tae-yong disebutnya ingin kembali menggelar tes usap untuk anak asuhnya.

"Untuk sementara oke semua. Tapi beliau tidak mau sekali, swabnya mau dua kali ya," tutur mantan Kapolda Metro Jaya, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

"Kemudian juga Shin Tae-yong sendiri masih isolasi sekarang, kemauan sendiri. Kami tidak bisa maksa, beliau ingin menyesuaikan dengan situasi di Indonesia," imbuh Iwan Bule.

(Bola.net/Fitri Apriani)