
Bola.net - PSIS Semarang akhirnya menjadi tim pertama yang mampu menghentikan catatan selalu menang Timnas Indonesia U-19 di Tur Nusantara. Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (14/2/2014) malam, Garuda Jaya hanya mampu bermain imbang 1-1.
Pada laga tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memainkan penggawa terbaik Garuda Jaya. Trio Maldini, Ilham Udin dan Muchlis Hadi menjadi andalan untuk menggempur pertahanan tuan rumah PSIS Semarang.
Pertandingan yang mendapatkan dukungan dari puluhan ribu suporter ini berlangsung seru sejak menit pertama. Evan Dimas sempat membuat pendukung tuan rumah menahan nafas pada menit ke-9. Beruntung tendangan kapten Garuda Jaya tersebut belum menemui sasaran.
Tuan rumah memberikan serangan balasan pada menit ke-20. Saptono yang mampu lepas dari kawalan bek Garuda Jaya mampu berhadapan dengan kiper Timnas U-19, Awan Setho masih mampu mengamankan gawangnya.
Saptono kembali memberikan ancaman pada menit ke-26. Namun lagi-lagi peluang tersebut gagal dimaksimalkan Saptono menjadi gol setelah tendangannya melebar dari sasaran.
Pertandingan semakin seru di sisa waktu babak pertama. Timnas U-19 nyaris menjebol gawang PSIS jelang pertandingan babak pertama usai. Sayang, tendangan Muchlis Hadi masih melambung di atas mistar gawang PSIS.
Usai hanya bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Timnas U-19 mencoba bermain lebih agresif di babak kedua. Dalam tempo lima menit babak kedua berjalan, Garuda Jaya memperoleh dua peluang matang yang masih belum mampu menjebol gawang PSIS.
Kebuntuan timnas U-19 akhirnya pecah pada menit ke-63. Memanfaatkan umpan dari Muchlis Hadi yang lolos dari jebakan offside mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Ilham Udin Armayn untuk membawa Indonesia memimpin.
Namun sayang keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Tiga menit berselang, PSIS mampu menyamakan kedudukan setelah Syahrul Gunawan melakukan gol bunuh diri setelah usahanya menghalau bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Usai gol dari PSIS Semarang tersebut, pertandingan sempat dihentikan karena asap flare yang dinyalakan suporter masuk ke dalam lapangan dan mengganggu penglihatan kedua tim.
Setelah dilanjutkan, Garuda Jaya memberikan ancaman pada menit ke-76 melalui tendangan bebas Evan Dimas. Semenit berselang giliran Dimas Drajad yang gagal memanfaatkan peluang setelah menerima umpan dari Ilham Udin.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim terus berusaha untuk membuat gol tambahan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan kemenangan yang diraih Timnas Indonesia U-19 di empat laga sebelumnya di Tur Nusantara 2014. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memainkan penggawa terbaik Garuda Jaya. Trio Maldini, Ilham Udin dan Muchlis Hadi menjadi andalan untuk menggempur pertahanan tuan rumah PSIS Semarang.
Pertandingan yang mendapatkan dukungan dari puluhan ribu suporter ini berlangsung seru sejak menit pertama. Evan Dimas sempat membuat pendukung tuan rumah menahan nafas pada menit ke-9. Beruntung tendangan kapten Garuda Jaya tersebut belum menemui sasaran.
Tuan rumah memberikan serangan balasan pada menit ke-20. Saptono yang mampu lepas dari kawalan bek Garuda Jaya mampu berhadapan dengan kiper Timnas U-19, Awan Setho masih mampu mengamankan gawangnya.
Saptono kembali memberikan ancaman pada menit ke-26. Namun lagi-lagi peluang tersebut gagal dimaksimalkan Saptono menjadi gol setelah tendangannya melebar dari sasaran.
Pertandingan semakin seru di sisa waktu babak pertama. Timnas U-19 nyaris menjebol gawang PSIS jelang pertandingan babak pertama usai. Sayang, tendangan Muchlis Hadi masih melambung di atas mistar gawang PSIS.
Usai hanya bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Timnas U-19 mencoba bermain lebih agresif di babak kedua. Dalam tempo lima menit babak kedua berjalan, Garuda Jaya memperoleh dua peluang matang yang masih belum mampu menjebol gawang PSIS.
Kebuntuan timnas U-19 akhirnya pecah pada menit ke-63. Memanfaatkan umpan dari Muchlis Hadi yang lolos dari jebakan offside mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Ilham Udin Armayn untuk membawa Indonesia memimpin.
Namun sayang keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Tiga menit berselang, PSIS mampu menyamakan kedudukan setelah Syahrul Gunawan melakukan gol bunuh diri setelah usahanya menghalau bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Usai gol dari PSIS Semarang tersebut, pertandingan sempat dihentikan karena asap flare yang dinyalakan suporter masuk ke dalam lapangan dan mengganggu penglihatan kedua tim.
Setelah dilanjutkan, Garuda Jaya memberikan ancaman pada menit ke-76 melalui tendangan bebas Evan Dimas. Semenit berselang giliran Dimas Drajad yang gagal memanfaatkan peluang setelah menerima umpan dari Ilham Udin.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim terus berusaha untuk membuat gol tambahan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan kemenangan yang diraih Timnas Indonesia U-19 di empat laga sebelumnya di Tur Nusantara 2014. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

