
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 kembali mencatatkan hasil gemilang dalam laga uji coba. Menghadapi Yaman U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (23/5) malam, Garuda Jaya mampu menang tiga gol tanpa balas.
Tiga gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Muchlis Hadi pada menit ke-21, Hansamu Yama pada menit ke-26 dan Septian David Maulana pada menit ke-70.
Sejak menit pertama Timnas Indonesia U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Tiga menit babak pertama berjalan, Ilham Udin merangsek dari sisi kiri pertahanan Yaman untuk memberikan umpan kepada Muchlis Hadi. Sayang nama terakhir tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Begitu juga empat menit berselang, Muchlis Hadi juga gagal memaksimalkan peluang setelah tendangan kerasnya masih mampu ditepis kiper Yaman.
Setelah serangan demi serangan yang dibangun Indonesia gagal, menit ke-21 Garuda Jaya akhirnya mampu memecah kebuntuan. Sebuah tendangan bebas dari Muchlis Hadi mampu bersarang di sisi kanan gawang Yaman. 1-0 Indonesia memimpin.
Sukses memecah kebuntuan membuat Evan Dimas dkk semakin bersemangat menggempur pertahanan Yaman. Hasilnya, lima menit setelah gol pertama, Hansamu Yama mampu membobol gawang Yaman lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Garuda Jaya pun unggul dua gol atas Yaman.
Tertinggal dua gol membuat Yaman mencoba bangkit. Pada menit ke 29 Yaman mampu mencetak gol lewat Abdullah Ali. Namun gol tersebut dianulir karena Abdullah Ali terlebih dahulu terperangkap offside. Hingga babak pertama berakhir skor tetap 2-0 untuk keunggulan Indonesia.
Di babak kedua tensi permainan tak mengendur. Indonesia yang unggul dua gol semakin gencar menggempur pertahanan Yaman. Sementara Yaman hanya sesekali membalas lewat serangan balik memanfaatkan serangan Indonesia yang gagal.
Untuk menambah daya gedor Indonesia, pelatih Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana dan Dinan Javier menggantikan posisi Maldini Pali dan Ilham Udin Armayn.
Hasilnya langsung terlihat. Hanya enam menit berada di lapangan, Septian David Maulana mampu menambah keunggulan Garuda Jaya pada menit ke-70 lewat sebuah tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Yaman sendiri memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-79 lewat titik penalti setelah Ravi Murdianto melakukan pelanggaran. Beruntung Ravi Murdianto masih mampu menepis tendangan penalti tersebut.
Di sepuluh menit terakhir, Indonesia semakin nyaman melancarkan serangan demi serangan ke pertahanan Yaman. Terhitung peluang dari Evan Dimas, Dinan Javier masih belum menemui sasaran. Sedangkan tendangan bebas Hargianto pada menit ke-89 masih mampu diselamatkan mistar gawang Yaman. Skor 3-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir. (bola/dzi)
Tiga gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Muchlis Hadi pada menit ke-21, Hansamu Yama pada menit ke-26 dan Septian David Maulana pada menit ke-70.
Sejak menit pertama Timnas Indonesia U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Tiga menit babak pertama berjalan, Ilham Udin merangsek dari sisi kiri pertahanan Yaman untuk memberikan umpan kepada Muchlis Hadi. Sayang nama terakhir tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Begitu juga empat menit berselang, Muchlis Hadi juga gagal memaksimalkan peluang setelah tendangan kerasnya masih mampu ditepis kiper Yaman.
Setelah serangan demi serangan yang dibangun Indonesia gagal, menit ke-21 Garuda Jaya akhirnya mampu memecah kebuntuan. Sebuah tendangan bebas dari Muchlis Hadi mampu bersarang di sisi kanan gawang Yaman. 1-0 Indonesia memimpin.
Sukses memecah kebuntuan membuat Evan Dimas dkk semakin bersemangat menggempur pertahanan Yaman. Hasilnya, lima menit setelah gol pertama, Hansamu Yama mampu membobol gawang Yaman lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Garuda Jaya pun unggul dua gol atas Yaman.
Tertinggal dua gol membuat Yaman mencoba bangkit. Pada menit ke 29 Yaman mampu mencetak gol lewat Abdullah Ali. Namun gol tersebut dianulir karena Abdullah Ali terlebih dahulu terperangkap offside. Hingga babak pertama berakhir skor tetap 2-0 untuk keunggulan Indonesia.
Di babak kedua tensi permainan tak mengendur. Indonesia yang unggul dua gol semakin gencar menggempur pertahanan Yaman. Sementara Yaman hanya sesekali membalas lewat serangan balik memanfaatkan serangan Indonesia yang gagal.
Untuk menambah daya gedor Indonesia, pelatih Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana dan Dinan Javier menggantikan posisi Maldini Pali dan Ilham Udin Armayn.
Hasilnya langsung terlihat. Hanya enam menit berada di lapangan, Septian David Maulana mampu menambah keunggulan Garuda Jaya pada menit ke-70 lewat sebuah tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Yaman sendiri memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-79 lewat titik penalti setelah Ravi Murdianto melakukan pelanggaran. Beruntung Ravi Murdianto masih mampu menepis tendangan penalti tersebut.
Di sepuluh menit terakhir, Indonesia semakin nyaman melancarkan serangan demi serangan ke pertahanan Yaman. Terhitung peluang dari Evan Dimas, Dinan Javier masih belum menemui sasaran. Sedangkan tendangan bebas Hargianto pada menit ke-89 masih mampu diselamatkan mistar gawang Yaman. Skor 3-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 5 Juni 2026 03:12Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:22IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:00Lahan Basah Silmy Karim dan Geng Imigrasi
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
MOST VIEWED
Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
Benarkah Mathew Baker Dipromosikan ke Timnas Indonesia untuk Menghindari Pembajakan Australia di Masa Depan?
Live Streaming Siaran Langsung Timor Leste vs Indonesia U-19 Hari Ini
John Herdman Kesengsem dengan Comebacknya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia: Dia Bagus Banget!
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)

