
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 gagal memenuhi ambisi meraih medali emas cabor sepak bola putra di SEA Games 2019 usai menelan kekalahan di partai final.
Menjalani partai puncak di Stadion Rizal Memorial, Manila, Timnas Indonesia tampil dominan. Anak asuh Indra Sjafri itu mampu mencatatkan 65 persen penguasaan bola, berbanding 35 persen milik Timnas Vietnam U-22.
Akan tetapi, performa Indonesia kalah efektif ketimbang Vietnam. Timnas Indonesia U-22 hanya memperoleh dua peluang bagus dari empat kesempatan, sedangkan Vietnam melepaskan delapan tembakan yang empat mengarah ke gawang.
Tim Garuda pun akhirnya menyerah tiga gol tanpa balas dari Vietnam. Ketiga gol the Golden Stars disarangkan Doan Van Hau pada menit ke-39 dan 73', dan Do Hung Dung menit ke-60.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia lagi-lagi gagal meraih medali emas SEA Games. Sementara itu, Vietnam merengkuh medali emas perdana di era SEA Games.
Lantas, fakta menarik apa saja yang tersaji dari partai final ini? Berikut Bola.com merangkumnya:
Data dan Fakta
1. Timnas Indonesia kembali puasa medali emas SEA Games. Terakhir kali Tim Garuda menjadi juara adalah pada 1991, setelah mengalahkan Thailand di final lewat adu penalti.
2. Bagi Timnas Indonesia, ini adalah medali perak kelima di SEA Games. Sebelumnya, Indonesia meraih perak pada edisi 1979, 1997, 2011, dan 2013.
3. Takluk 0-3 dari Vietnam adalah kekalahan terbesar Timnas Indonesia di final SEA Games. Pada partai puncak 1979, Tim Garuda kalah 0-1 dari Malaysia, edisi 1997 takluk 2-4 dari Thailand lewat adu penalti, pada 2011 menyerah 3-4 dari Malaysia lewat adu penalti, dan 2013 kalah 0-1 dari Thailand.
Data dan Fakta
4. Pada SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 tampil lebih produktif dibandingkan edisi sebelumnya. Pada tahun ini, Tim Garuda Muda mampu mencetak 21 gol dan hanya kebobolan tujuh gol. Sementara itu, pada SEA Games 2017, Timnas Indonesia mendulang 10 gol dan kemasukan tiga gol.
5. Medali perak ini adalah pencapaian terbaik Timnas Indonesia dalam tiga SEA Games terakhir. Pada 2015 di Singapura, Indonesia hanya mampu meraih posisi keempat, dan 2017 merengkuh medali perunggu.
6. Pemain depan Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay, meraih predikat top skorer SEA Games 2019 cabang olahraga sepak bola. Pemain Persebaya Surabaya itu mendulang delapan gol, berbagi dengan koleksi gol milik penyerang Vietnam, Ha Duc Chinh.
7. Timnas Vietnam meraih medali emas perdana di SEA Games. Sebelumnya, Vietnam pernah menjadi juara pada 1959, namun pada saat itu masih bernama Southeast Asian Peninsular Games. Selain itu, mereka masih bernama Vietnam Selatan. Timnas Putri Vietnam juga meraih medali emas, setelah menang 1-0 atas Thailand.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Rizki Hidayat/Editor Aning Jati
Published: 11 Desember 2019
Advertisement
Berita Terkait
-
Lain Lain 28 Februari 2026 22:35Rakornas 2026 Bahas Masa Depan Polo Air, PB Akuatik Indonesia Siapkan Langkah Besar
-
Tim Nasional 27 Februari 2026 08:25Kabar Timnas Indonesia: Pengamat Bilang John Herdman Bawa Aura Positif, Apa Itu?
-
Bola Indonesia 27 Februari 2026 08:13Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
-
Tim Nasional 26 Februari 2026 01:03FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:53 -
Piala Dunia 5 Maret 2026 23:13 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 23:03 -
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:00 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 22:42 -
Bola Indonesia 5 Maret 2026 22:41
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 5 Maret 2026 21:43 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:49 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:39 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:22 -
tim nasional 4 Maret 2026 15:20 -
tim nasional 4 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- AFC Umumkan Agenda Resmi Piala Asia 2027: Digelar di 3 Kota dan 8 Stadion, Terapkan Team Base Camp, Target Timnas Indonesia Perempat Final
- Rapor Mewah 2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Raja Save, Jay Idzes 10 Besar Tekel Terbanyak
- Nasib Buruk 3 Andalan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Asnawi, Marselino, dan Arhan Kompak Naik Meja Operasi
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519479/original/075322600_1772573997-hugo-ekitike-liverpool-ladislav-krejci-wolverhampton-wanderers-liga-utama-inggris.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5334346/original/088056600_1756713071-AP25243767094515.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473370/original/050755600_1768435239-AP26014734397064.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519604/original/087478500_1772588128-Franco_Mastuantono.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522212/original/062441600_1772727279-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_23.10.42.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522204/original/085811900_1772726191-IMG_0466.jpg)
