
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 membuka perjalanan di SEA Games 2025 dengan hasil yang tidak ideal. Kekalahan 0-1 dari Filipina membuat langkah menuju semifinal menjadi jauh lebih rumit.
Timnas Indonesia U-22 kini berada dalam posisi terjepit untuk menjaga asa melaju ke empat besar. Filipina U-22 sudah mengamankan tiket semifinal dari Grup C berkat dua kemenangan beruntun. Kondisi itu membuat Garuda Muda harus bersiap menjalani skenario yang lebih menantang.
Akan tetapi, Mauro Zijlstra memberikan nada optimistis kepada publik. Penyerang berusia 21 tahun tersebut menilai kekalahan kemarin menjadi pelajaran berharga. Ia juga mengajak suporter tetap percaya bahwa masa depan sepak bola Indonesia berada di jalur yang tepat.
Langkah Sulit Timnas Indonesia U-22 Menuju Semifinal

Timnas Indonesia U-22 membutuhkan kemenangan besar atas Myanmar untuk menjaga peluang di jalur runner-up terbaik. Tim asuhan Indra Sjafri juga harus berharap pertandingan Malaysia kontra Vietnam tidak berakhir imbang. Namun, kondisi ini belum membuat skuad kehilangan keyakinan.
Zijlstra memahami tekanan yang sedang dirasakan tim. Ia mengakui bahwa sepak bola kerap menghadirkan situasi yang tidak adil. "Sepak bola memang bisa tidak adil, tapi begitulah adanya. Ketika semuanya berjalan baik, semua orang adalah temanmu, tetapi ketika keadaan menjadi sulit, yang terdengar hanyalah hal-hal negatif," katanya.
Meski demikian, pemain berdarah Belanda ini tetap percaya Indonesia memiliki potensi besar. Ia menilai hasil negatif di laga pertama bukan akhir dari segalanya. “Saya mengerti kekecewaan ketika kami kalah, tetapi teruslah mendukung negaramu, bahkan di masa-masa sulit, karena hari-hari yang lebih baik akan datang,” ujarnya.
Performa Zijlstra dan Harapan untuk Timnas Indonesia U-22

Zijlstra dipercaya sejak menit pertama saat menghadapi Filipina. Skema itu mengulang strategi Indra Sjafri dalam dua uji coba sebelumnya melawan Mali. Namun, kontribusinya belum optimal karena pergerakannya lebih pasif di awal laga.
Ia kerap menunggu suplai dari sisi sayap, tetapi ritme yang sedikit lambat membuatnya belum mampu merusak konsentrasi pertahanan lawan. Peluang terbaik datang dari crossing Rafael Struick, tapi sundulannya masih belum menemui sasaran.
Walau demikian, kualitas Zijlstra tetap dibutuhkan. Ia memiliki keunggulan postur yang dapat menjadi ancaman nyata bagi gawang Myanmar. Ia pernah menunjukkan kemampuan itu ketika menjebol gawang Mali dalam uji coba bulan lalu. Kini, potensi tersebut diharapkan kembali muncul pada laga penentuan.
Zijlstra pun menutup pesannya dengan ajakan optimistis. “Indonesia memiliki masa depan yang cerah, jadi mari kita terus maju dan saling mendukung. Kita akan terus berjuang hingga kita mencapai sesuatu yang hebat bersama,” jelasnya. Kalimat itu menjadi penegas bahwa perjuangan Garuda Muda belum selesai.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Hendry Wibowo, 11 Desember 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Cerita di Balik Emas Ke-6 Indonesia di SEA Games 2025 dari Rendy Varera Sanjaya
- Update Perolehan Medali SEA Games 2025, Kamis 11 Desember Pukul 14.50 WIB
- 7 Perenang Indonesia Tembus Final SEA Games 2025: Siap Panen Raya Medali di Kolam Renang!
- Gara-gara Alasan Ini, Duel Vietnam vs Malaysia Diyakini Takkan Ada Drama
- Link Live Streaming Voli Putri SEA Games 2025: Indonesia vs Myanmar, Tonton Aksi Megawati Sore Ini!
- Cerita SEA Games 2025: Buka-bukaan Daftar Menu Makanan Timnas Indonesia U-22 Langsung dari Kokinya
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 20:58Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 20:58Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 26 Juli 2026 17:51Prediksi Piala AFF 2026: Indonesia vs Kamboja 27 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 26 Juli 2026 21:01
Pecatan TNI di Makassar Curi Ventilator Rumah Sakit
-
Liputan6 26 Juli 2026 20:56Enam Dapur MBG di Lampung Disetop, Dua Diduga Terkait Siswa Keracunan
-
Liputan6 26 Juli 2026 20:43Prajurit TNI Gugur Tertembak saat Bantu Polisi Tangkap Bandar Narkoba
-
Liputan6 26 Juli 2026 19:57Tribun GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Korban Dibawa Kelima Rumah Sakit
-
Liputan6 26 Juli 2026 19:37Polisi Selidiki Kematian Pria Bernama Sutrimo di Kebayoran Baru
-
Liputan6 26 Juli 2026 19:06Dua Kubu Keraton Surakarta Respons Petisi Tes DNA
MOST VIEWED
5 Pemain yang Diprediksi Bersinar di Piala AFF 2026, Salah Satunya Thom Haye
Timnas Indonesia, Waspada! Timor Leste Bawa 6 Pemain Eropa di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Kamboja Kehilangan Sejumlah Pemain Jelang Piala AFF 2026
Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306859/original/050885800_1784909804-WhatsApp_Image_2026-07-24_at_23.09.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307772/original/023712800_1785073446-joko-bidhumas-preskon-pom.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307760/original/057476700_1785070672-1001074966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4377042/original/022257900_1680153407-ilustrasi_mayat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413293/original/034381100_1763120241-Keraton_Surakarta.jpeg)
