FOLLOW US:


Main di Liga Champions? Manchester United Cuma Bisa Lewat 'Jalur Belakang'

08-11-2019 23:35

 | Yaumil Azis

Main di Liga Champions? Manchester United Cuma Bisa Lewat 'Jalur Belakang'
Skuat Manchester United merayakan gol Marcus Rashford ke gawang Norwich City © MUFC Official

Bola.net - Masa-masa kelam yang dialami Manchester United musim ini membuat mantan pemainnya, Paul Parker, pesimis. Ia yakin 'jalur belakang' adalah satu-satunya cara bagi tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu untuk bisa bermain di ajang Liga Champions musim depan.

Dalam laga lanjutan fase grup Liga Europa kontra Partizan Belgrade, Jumat (8/11/2019) kemarin, Manchester United menang dengan skor telak 3-0. Dengan demikian, mereka pun dipastikan lolos ke babak 32 besar.

Performa the Red Devils di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut bisa dikatakan apik. Namun tidak demikian dengan performanya di Premier League. Malah bisa dikatakan berbanding terbalik, di mana Manchester United sedang mengalami masa-masa yang terpuruk.

Sebagai informasi, mereka kini sedang menduduki peringkat 10 dengan torehan 13 poin. Manchester United juga baru menuai tiga kemenangan dari 11 pertandingan yang telah dilakoni sejauh ini.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Tinggal Lewat Jalur Belakang

Alih-alih menjadi juara, mencapai zona Liga Champions saja terlihat seperti sebuah misi yang mustahil bagi Marcus Rashford dkk. Paul Parker percaya dengan itu, sampai yakin satu-satunya jalur yang tersedia saat ini hanya lewat Liga Europa.

Sebagai informasi, tim yang berhasil menjadi juara Liga Europa secara otomatis akan menjadi salah satu partisipan di Liga Champions musim depannya. Terlepas dari posisinya di liga domestik.

"Liga Europa adalah satu-satunya jalan bagi Manchester United untuk masuk ke Liga Champions. Mereka takkan bisa mencapai empat besar karena tidak memiliki raihan kemenangan yang cukup saat dibutuhkan," tutur Parker kepada Eurosport.

"Jadi satu-satunya jalan yang realistis bagi mereka untuk lolos ke Liga Champions adalah melalui jalur belakang," lanjut pria yang pernah bermain sebagai bek tersebut.

2 dari 2

Jalur yang Terjal

Namun menjuarai Liga Europa sendiri bukanlah perkara yang mudah, setidaknya begitu pikir Parker. Meski berpredikat 'kasta kedua', namun peserta-peserta Liga Europa tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi saat sudah memasuki fase gugur.

"Ini takkan mudah, setelah melihat Rangers dan Celtic. Saya beritahu anda, bila semuanya berbicara soal United memenangkan ini, kedua tim tersebut juga akan berkata demikian karena mereka luar biasa," tambah Parker.

"Arsenal juga masih ada serta pemenang serial, Sevilla. Ini bukan ajang yang mudah untuk dimenangkan, namun inilah jalan bagi Manchester United untuk ke Liga Champions," tutupnya.

Meski sudah dipastikan lolos, namun Manchester United masih harus menjalani dua pertandingan yang tersisa di fase grup, yakni melawan Astana dan AZ Alkmaar. Laga tersebut digelar pada akhir November serta awal Desember nanti.

(Goal International)