Dua Target Spasogoal Bagi Pasukan Ramang
18-05-2012 03:34
Ilija Spasojevic berambisi jadi pemain tersubur © Psmmakassar.com
Bola.net - Dua target sekaligus ingin dicapai striker PSM Makassar Ilija Spasojevic di ajang Indonesian Premier League (IPL) musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Selain bertekad membawa Pasukan Ramang (ayam jantan dari timur)- sebutan PSM- memuncaki klasemen dan merebut gelar juara, striker yang memiliki hubungan keluarga dengan Dejan Savicevic, notabene gelandang AC Milan era 90-an tersebut, ingin terus mencetak gol.
Rupanya, ia mengejar ambisi masuk ke jajaran pemain tersubur yang kini dipegang Ferdinand Sinaga/Semen Padang dan M. Nur Iskandar/Persibo dengan 10 gol. Lalu, diikuti Edward Wilson Junior /Semen Padang, Emanuel De Porras/Persija, masing-masing 9 dan 8 gol.
“Kuncinya, saya harus tampil konsisten dalam membobol gawang lawan. Saya ingin melewati torehan gol para pemain tersebut,” terang pemain berjuluk Spasogoal tersebut kepada Bola.net.
Hanya mampu finis di posisi keenam di akhir putaran pertama IPL, Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan kini menempati peringkat ketiga dengan torehan 26 poin dari 16 pertandingan. Tujuh kali kemenangan dan lima kali hasil imbang serta empat kali kekalahan menjadi catatan Pasukan Ramang yang dikomandoi Petar Segrt.
Sepanjang membela Juku Eja- sebutan lain PSM- di musim ini, Spasogoal sudah menyumbangkan 12 gol di semua ajang kompetisi, empat di Piala Indonesia dan delapan di IPL.
“Saya akan terus berusaha melewati raihan gol di IPL. Selain itu, saya enggan dicap sebagai striker yang mandul. Saya hanya memerlukan bantuan rekan-rekan untuk membantu memberikan suplai-suplai bola yang bagus,” tutur pemain yang pernah membawa Dinamo Tbilisi sebagai juara di Liga Georgia pada 2009 itu.
Harapan pemilik nomor punggung 9 di PSM tersebut memang terbuka lebar. Itu seiring upaya manajemen menambah pemain di putaran kedua. Menyadari ketatnya persaingan, manajemen kontan tancap gas dengan memboyong gelandang energik, Syamsul Chaeruddin.
Sosok gelandang petarung yang mampu menjadi motor serangan tim sekaligus membaca arah serangan lawan memang dibutuhkan PSM. Bekal Syamsul selama sembilan tahun di PSM dipercaya dapat memberikan torehan positif. Belum lagi, daya juang dan jiwa kepemimpinannya di klub. (esa/gia)
Selain bertekad membawa Pasukan Ramang (ayam jantan dari timur)- sebutan PSM- memuncaki klasemen dan merebut gelar juara, striker yang memiliki hubungan keluarga dengan Dejan Savicevic, notabene gelandang AC Milan era 90-an tersebut, ingin terus mencetak gol.
Rupanya, ia mengejar ambisi masuk ke jajaran pemain tersubur yang kini dipegang Ferdinand Sinaga/Semen Padang dan M. Nur Iskandar/Persibo dengan 10 gol. Lalu, diikuti Edward Wilson Junior /Semen Padang, Emanuel De Porras/Persija, masing-masing 9 dan 8 gol.
“Kuncinya, saya harus tampil konsisten dalam membobol gawang lawan. Saya ingin melewati torehan gol para pemain tersebut,” terang pemain berjuluk Spasogoal tersebut kepada Bola.net.
Hanya mampu finis di posisi keenam di akhir putaran pertama IPL, Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan kini menempati peringkat ketiga dengan torehan 26 poin dari 16 pertandingan. Tujuh kali kemenangan dan lima kali hasil imbang serta empat kali kekalahan menjadi catatan Pasukan Ramang yang dikomandoi Petar Segrt.
Sepanjang membela Juku Eja- sebutan lain PSM- di musim ini, Spasogoal sudah menyumbangkan 12 gol di semua ajang kompetisi, empat di Piala Indonesia dan delapan di IPL.
“Saya akan terus berusaha melewati raihan gol di IPL. Selain itu, saya enggan dicap sebagai striker yang mandul. Saya hanya memerlukan bantuan rekan-rekan untuk membantu memberikan suplai-suplai bola yang bagus,” tutur pemain yang pernah membawa Dinamo Tbilisi sebagai juara di Liga Georgia pada 2009 itu.
Harapan pemilik nomor punggung 9 di PSM tersebut memang terbuka lebar. Itu seiring upaya manajemen menambah pemain di putaran kedua. Menyadari ketatnya persaingan, manajemen kontan tancap gas dengan memboyong gelandang energik, Syamsul Chaeruddin.
Sosok gelandang petarung yang mampu menjadi motor serangan tim sekaligus membaca arah serangan lawan memang dibutuhkan PSM. Bekal Syamsul selama sembilan tahun di PSM dipercaya dapat memberikan torehan positif. Belum lagi, daya juang dan jiwa kepemimpinannya di klub. (esa/gia)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Fraksi PKS dan PPP juga tolak konser Lady Gaga
- Lokasi pencarian korban Sukhoi diperluas
- Keluarga Ganis Arman sambangi RS Polri
- Agar steril, posko evakuasi Sukhoi disemprot desinfektan
- Kartu nama unik dari beton
- Ahli DNA Rusia bantu identifikasi korban Sukhoi
- Posko evakuasi korban Sukhoi disemprot disinfektan
- Ragam toilet unik di dunia
- Cerita mistis di balik pencarian Sukhoi Superjet 100
- 40 Ribu mobil dari Jakarta akan padati Bandung



