Jadi Tuan Rumah, Kenapa Indonesia Tidak Main di FIBA World Cup 2023?
Anindhya Danartikanya | 29 Agustus 2023 13:27
Bola.net - Bersama Filipina dan Jepang, Indonesia dapat kehormatan menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023 atau FIBA World Cup 2023 pada 25 Agustus-10 September 2023. Namun, dari tiga negara ini, hanya Indonesia yang tidak tampil dalam kejuaraan basket bergengsi tersebut.
Ini pertama kalinya FIBA World Cup digelar di tiga negara sekaligus. Filipina dan Jepang sudah pernah jadi tuan rumah, dan Indonesia tercatat menjadi tuan rumah untuk pertama kali dalam sejarah. Laga-laga di Indonesia pun digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Sayangnya, meski berstatus tuan rumah, timnas basket putra Indonesia tidak bertanding dalam ajang ini. Padahal, dalam kebanyakan turnamen olahraga internasional seperti sepak bola, tuan rumah mendapatkan seleksi otomatis untuk berpartisipasi dalam turnamen terkait.
Indonesia Gagal Penuhi Syarat Lolos Piala Dunia Basket 2023

Namun, sistem seleksi tersebut tidak diaplikasikan FIBA untuk Piala Dunia Basket. Setiap timnas harus melalui fase kualifikasi untuk mendapatkan spot partisipasi di ajang tersebut. Pada Agustus 2020, FIBA sudah menegaskan syarat apa yang harus dipenuhi Indonesia demi berlaga di Piala Dunia Basket 2023.
Syarat tersebut adalah Indonesia harus masuk delapan besar FIBA Asia Cup 2021 demi terkualifikasi untuk ikut berlaga di FIBA World Cup 2023. Jika Indonesia berhasil memenuhi target, maka FIBA mengurangi jumlah spot kualifikasi untuk regional Asia demi memberikan tempat kepada Skuad Merah Putih.
Sayangnya, Indonesia gagal meraih target masuk Top 8 di FIBA Asia Cup 2021, yang uniknya digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 12-24 Juli 2022 lalu. Indonesia hanya duduk di peringkat 11, sehingga spot mereka akhirnya diambil alih oleh negara Asia dan Oseania lainnya.
32 Negara, 8 Grup

Ada pun 32 negara peserta FIBA World Cup 2023 yang digelar di lima arena berbeda yang tersebar di Filipina, Jepang, dan Indonesia. Mereka pun terbagi menjadi delapan grup, di mana laga-laga Grup G dan H digelar di Indonesia Arena. Berikut pembagian grupnya.
Grup A: Republik Dominika, Italia, Angola, Filipina
Grup B: Serbia, Puerto Rico, Sudan Selatan, China
Grup C: Amerika Serikat, Yunani, Selandia Baru, Yordania
Grup D: Lithuania, Montenegro, Mesir, Meksiko
Grup E: Jerman, Australia, Jepang, Finlandia
Grup F: Slovenia, Georgia, Tanjung Verde, Venezuela
Grup G: Spanyol, Brasil, Pantai Gading, Iran
Grup H: Kanada, Latvia, Prancis, Lebanon
Jadwal Pertandingan FIBA World Cup 2023

25-30 Agustus 2023: Babak pertama penyisihan grup
31 Agustus-2 September 2023: Babak perebutan peringkat 17-32
1-3 September 2023: Babak kedua penyisihan grup
5-6 September 2023: Babak perempat final
7 September 2023: Babak perebutan peringkat 5-8
8 September 2023: Babak semifinal
9 September 2023: Perebutan peringkat 5 dan 7
10 September 2023: Perebutan peringkat 3 dan babak final
Sumber: ABS CBN, Essentially Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Akan Ada Mohamed Salah yang Lain di Liverpool
Liga Inggris 25 Maret 2026, 14:04
-
Achraf Hakimi Setia di PSG, Rumor ke Real Madrid Ditepis
Liga Eropa Lain 25 Maret 2026, 13:57
-
Barcelona Serius Incar Alessandro Bastoni, Deco Aktif Lakukan Pendekatan
Liga Italia 25 Maret 2026, 13:50
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Ukraina vs Swedia 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 18:17
-
Prediksi Turki vs Rumania 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 17:42
-
Apa yang Dibutuhkan Timnas Italia untuk Lolos ke Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 25 Maret 2026, 17:11
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Ferran Torres
Liga Spanyol 25 Maret 2026, 14:43
-
Barcelona Tetapkan Batas Harga untuk Julian Alvarez
Liga Spanyol 25 Maret 2026, 14:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00








