Curhat Kocak Harry Kane: Sang Anak Bosan Bola Bundesliga, Sekarang Minta Bola Liga Champions!
Afdholud Dzikry | 18 Desember 2025 14:11
Bola.net - Menjadi superstar sepak bola dunia ternyata tak membuat Harry Kane lepas dari "tekanan" di rumah. Kapten Timnas Inggris ini punya cerita unik soal koleksi bola hattrick-nya yang kini jadi incaran anak-anaknya.
Kane mengaku anak-anaknya sudah tak lagi menganggap bola pertandingan sebagai hadiah spesial. Tuntutan mereka kini makin spesifik dan "mahal", terutama dari sang putra.
"Anak saya bilang dia menginginkan bola yang ada bintang-bintangnya, jadi dia mau bola Liga Champions. Ada lebih banyak tekanan pada saya untuk mendapatkan jenis bola yang berbeda sekarang," curhat Kane sambil tertawa.
Meski begitu, momen Natal tetap menjadi prioritas utamanya bersama keluarga. Di tengah jadwal padat Bundesliga, Kane berusaha menjadi ayah yang baik dan membawa keceriaan di rumah.
Natal dan Tugas Ayah Siaga

Bagi Kane, Natal adalah tentang melihat senyum di wajah anak-anaknya. Ia menyadari sulitnya membagi waktu di periode sibuk kompetisi, namun ia selalu menyempatkan diri untuk hadir.
Liburan Natal tahun ini akan diisi dengan berbagai aktivitas campuran. Hal ini karena ia memiliki dua putri yang lebih besar dan dua putra yang masih kecil dengan minat berbeda.
"Pada akhirnya, Natal bagi saya adalah membuat anak-anak bahagia. Saya selalu sibuk dengan sepak bola di periode ini, jadi saya mencoba untuk hadir dan bersenang-senang," tutur Kane.
Keseimbangan antara karier dan keluarga inilah yang mungkin menjadi salah satu kunci ketenangan Kane di lapangan. Namun, peran kebapakan Kane ternyata tak hanya berlaku di rumah, tapi juga di ruang ganti Bayern.
Mentor Bagi Wonderkid Lennart Karl

Di Bayern Munchen, Kane kini menjadi sosok panutan bagi para pemain muda. Salah satunya adalah wonderkid berusia 17 tahun, Lennart Karl, yang mulai mencuri perhatian di tim utama.
Kane memuji kualitas Karl yang dinilainya mirip dengan Jamal Musiala. Kecepatan dan kemampuan dribbling Karl di area sempit sangat membantu Bayern saat menghadapi tim yang parkir bus.
Sebagai senior, Kane memberikan saran berharga bagi juniornya itu. Ia mengingatkan Karl agar tidak terbuai dengan pujian dan kebisingan dari luar lapangan yang bisa merusak fokus.
"Hal terbesar yang harus disadari Lenny adalah akan ada momen yang tidak begitu baik dan akan ada momen puncak seperti sekarang. Penting untuk tidak terlalu terjebak dalam kebisingan di luar," pesan Kane bijak.
Belajar dari Pengalaman Sendiri

Nasihat Kane ini lahir dari pengalaman panjangnya meniti karier dari akademi hingga jadi bintang dunia. Ia menyebut sosok John McDermott dan Tim Sherwood sebagai figur yang paling berpengaruh dalam perkembangan kariernya.
Kane ingin Karl menyadari bahwa kerja keras dan latihan adalah fondasi utama. Ia berharap talenta muda tersebut terus belajar dari pemain berpengalaman seperti dirinya, Joshua Kimmich, dan Manuel Neuer.
"Mudah untuk melupakan dasar-dasar yang membawa Anda ke sana ketika Anda mulai bermain di setiap pertandingan. Dia (Karl) anak cerdas yang suka mengamati," puji Kane.
Kehadiran Kane jelas memberikan dampak positif ganda bagi Bayern. Tak hanya sebagai mesin gol, tapi juga sebagai mentor yang membimbing generasi penerus Die Roten.
Adaptasi Budaya Sepak Bola Jerman
Dua setengah tahun di Jerman juga telah mengubah pandangan Kane tentang sepak bola. Ia mengaku sangat terkesan dengan atmosfer stadion di Bundesliga yang menurutnya luar biasa berisik dan penuh gairah.
Pengalaman ini membuka matanya bahwa Premier League bukan satu-satunya liga terbaik. Gairah suporter Jerman membuatnya jatuh cinta pada setiap menit pertandingan yang ia mainkan.
"Saya mungkin paling terkesan dengan fans Jerman dan betapa keras serta bergairahnya mereka di setiap stadion. Saya menyukai sisi itu dan itu mungkin perbedaan terbesarnya," tutup Kane.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Kalah Memalukan, Real Madrid Akui Masalah di Lini Tengah
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:13
-
Antonio Conte Terpukau Joao Pedro, Pemain yang Sebabkan Napoli Keok dari Chelsea
Liga Inggris 30 Januari 2026, 17:47
-
AC Milan Dapat Angin Segar: Leon Goretzka Bakal Angkat Kaki Dari Bayern
Liga Italia 30 Januari 2026, 17:23
-
Liga Champions vs Premier League: Benarkah Permainan di UCL Sekarang Lebih Seru?!
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 4 Februari 2026
Liga Inggris 3 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Albacete vs Barcelona 4 Februari 2026
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 03:00
-
Kebanggaan Maarten Paes Bisa Gabung Ajax: Saya Siap Berikan Segalanya
Tim Nasional 2 Februari 2026, 23:34
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:48
-
Penampilan Alejandro Garnacho Tuai Kritik, Eks MU Ungkap Kekhawatiran
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:31
-
Sentuhan Simpel Michael Carrick Hidupkan Cara-Cara Lama Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 21:56
-
Michael Carrick Menang Terus, Manchester United Terdesak Ambil Keputusan Besar
Liga Inggris 2 Februari 2026, 21:32
-
Hasil PSM vs Semen Padang: Imbang Tanpa Gol di Lanjutan BRI Super League
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 21:22
-
Manchester United Gagal Bajak Transfer Bek Muda Rennes ke Liverpool
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:52
-
Hal-Hal Ini yang Membuat Persija Kepincut Mauro Zijlstra
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 20:38
-
Arah Angin Berubah, Marcus Rashford Mungkin Bertahan di Barcelona
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:38
-
Man City Tertahan Lagi, Seharusnya Arsenal Hampir Pasti Juara Premier League!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57




