Kira-Kira Apa Pekerjaan Normal yang Cocok untuk 20 Manajer Premier League? Simak Yuk
Aga Deta | 15 November 2019 09:55
Bola.net - Manajer merupakan sosok yang cukup penting dalam perjalanan sebuah klub. Karena itu, klub-klub besar selalu merekrut manajer papan atas untuk bisa meraih kesuksesan.
Manchester City contohnya. Mereka merekrut manajer andal, Pep Guardiola, untuk menjadi juru racik sejak 2016. Sejak saat itu, The Citizen berhasil meraih 2 gelar Premier League yakni musim 2017-2018 dan 2018-2019.
Namun, apa jadinya jika para manajer Premier League melakukan pekerjaan selain melatih?.
Seorang fan dengan nama akun @unrealxherdan membuat utas di Twitter yang unik. Dia mereka-reka pekerjaan normal yang cocok untuk masing-masing manajer di Premier League, disertai penjelasan yang kocak dan kreatif.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp misalnya. Dia menyebut pria Jerman itu cocok menjadi staf Sumber Daya Manusia di sebuah perusahaan. Adapun Frank Lampard disebutnya cocok bekerja di perusahaan asuransi.
Berikut ini utasan menarik ala netizen mengenai pekerjaan normal yang cocok untuk masing-masing manajer Premier League. Daftar dibuat berdasarkan urutan klub di klasemen sementara Premier League.
1. Dari Klopp, Guardiola, hingga Lampard

1. Jurgen Klopp (Liverpool)
Jurgen Klopp mungkin akan menjadi kepala SDM di sebuah perusahaan energi di Jerman. Ia akan mempromosikan gerakan hidup sehat, bersepeda ke tempat kerja. Sering marah pada pekerja magang pada Kamis, tetapi masuk pada Jumat dengan segar.
2. Brendan Rodgers (Leicester City)
Brendang Rodgers adalah kepala marketing dan motivator yang andal. Ia akan menggunakan grafik dan data untuk membuat Anda lebih bekerja keras. Ingin meningkatkan kinerja hingga 150 persen. Tidak ada yang menyukainya.
3. Frank Lampard (Chelsea)
Frank Lampard bekerja di perusahaan asuransi di London. Ia menghasilkan banyak uang meskipun tidak ada yang tahu apa yang dia lakukan. Ia masih memiliki waktu untuk melatih tim pada hari Sabtu. Super.
4. Pep Guardiola (Manchester City)
Pep Guardiola merupakan dosen matematika. Ia jenius dalam keahliannya namun tidak toleran terhadap murid-muridnya. Benci tertawa. Ia sering tidur di sofa teman-temannya karena diusir istrinya.
2. Dari Unai Emery hingga Ole Gunnar Solskjaer

5. Chris Wilder (Sheffield United)
Chris Wilder merupakan bos perusahaan taksi terbaik di Torkshire. Pelayanannya terjangkau, baik dan efisien. Bahkan tidak ada yang mengolok-oloknya.
6. Unai Emery (Arsenal)
Unai Emery merupakan manajer hotel di Bendorm. Presentasi sempurna tetapi pelayanan buruk. Mengubah menu setiap pekan. Semua staf ingin pergi.
7. Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United)
Ole Gunnar Solskjaer tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di ruang bawah dengan bermain video games. Ia juga penggemar Manchester United dan mengeluh tentang bagaimana kinerja klub. Ia pun mengatakan akan melakukan yang lebih baik jika berada di sana.
8. Nuno Espirito Santo (Wolverhampton Wonderers)
Ia merupakan anutan untuk generasi tua. Ikon mode dan gayanya membuat para wanita tergila-gila. Menulis puisi di waktu luang.
3. Dari Roy Hodgson hingga Graham Potter

9. Eddie Howe (Bournemouth)
Guru yang disukai oleh murid wanit di sekolah. Dia pria yang baik tetapi galak jika ada murid yang lupa membawa perlengkapan.
10. Sean Dyche (Burnley)
Ia merupakan instruktur senam di beberapa klub. Ia sering menyulikan bagi para pemuda yang ingin mendapatkan gadis-gadis incarannya. Senang melenturkan otot-ototnya.
11. Graham Potter (Brighton)
Konsultan pegawai. Lincah, trendi, dan melakukan segala cara untuk membuat Anda menerima tawaran itu. Ia sering menggelar pertunjukan amal saat waktu luang.
12. Roy Hodgson (Crystal Palace)
Seorang vikaris gereja lokal beberapa desa di bagian selatan. Ia juga membuka perpustakaan. Semua orang tua mencintainya. Ia juga seorang novelis yang gagal
4. Dari Mauricio Pochenttino hingga Manuel Pellegrini

13. Steve Bruce (Newcastle)
Steve Bruce merupakan tukang daging yang terkenal. Ia menjual daging domba terbaik di timur laut, pekerja keras, jujur dan memberi porsi ekstra untuk wanita yang lebih tua.
14 Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur)
Mauricio Pochettino merupakan pendiri start up teknologi di London. Perusahaannya berjalan dengan baik namun sekarang sedang beruang keras menghadapi permasalahan besar. Beberapa staf terbaiknya pergi. Ia sedang berusaha bergabung dengan perusahaan yang lebih besar.
15 Marco Silva (Everton)
Ia merupakan pengangguran setelah melakukan serangkaian pekerjaan berat di organisasi besar. Hebat dalam wawancara tetapi tidak tahu apa yang dia kerjakan setiap hari.
16. Manuel Pellegrini (West Ham)
Ia merupakan guru sekolah laki-laki brutal kelas 10. Anak-anak memanfaatkan sifatnya yang ramah. Tapi faktanya ia sama sekali tidak berguna dalam pekerjaannya.
5. Dari Dean Smith hingga Daniel Farke

17. Dean Smith (Aston Villa)
Dean Smith memiliki perusahaan dekorasi sendiri. Dia sering berkeliling dengan van.
18. Quique Sanchez Flores (Watford)
Quique Sanchez Flores memiliki klub malam di Ibiza. ia juga berteman baik dengan Wayne Lineker. Ia juga dikabarkan membintangi beberapa flim dewasa.
19. Ralph Hasenhuttl (Southampton)
Ia merupakan Instruktur ski. Tampak keren dan asyik ketika menyusuri gunung Alpen Austria.
20. Daniel Farke (Norwich City)
Iya merupakan promotor band Rock Jerman Rammstein. Telah diketahui mengendarai bus wisata. Tidak pernah memiliki rekening bank atau ponsel.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 15 November 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



