Kisah Pesta Edan Klopp: Mabuk Berat Sampai Tidak Ingat Apa Pun
Dimas Ardi Prasetya | 8 September 2019 22:26
Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku ia pernah mabuk berat sampai tidak ingat apa pun saat merayakan kesuksesan Borussia Dortmund jadi juara Bundesliga.
Klopp menangani Dortmund sejak tahun 2008. Sebelumnya ia menukangi klub Mainz.
Klopp akhirnya sukses membawa Dortmund menjadi juara pada tahun 2011. Itu adalah gelar ketujuh klub di sepanjang sejarah keikutsertaannya di Bundesliga.
Sebelum itu, Dortmund puasa gelar Bundesliga cukup lama. Mereka terakhir memenanginya pada musim 2001-02.
Kemenangan itu ditentukan setelah Dortmund menggasak Nuremberg 2-0. Mereka memastikan jadi juara liga dengan dua pertandingan tersisa.
Pesta Semalaman
Kemenangan itu tentu disambut dengan suka cita oleh semua pihak di Dortmund. Merkea pun merayakannya dengan berpesta semalam suntuk.
Klopp juga tidak ikut ketinggalan untuk berpesta. Dalam video dokumenter Amazon Prime berjudul Inside Borussia Dortmund, ia mengaku sangat teler malam itu.
Alhasil ia mengaku tak ingat apa pun yang ia lakukan saat itu. Namun Klopp mampu ingat momen ketika ia terbangun sendirian di sebuah mobil di sebuah garasi.
"Saya tidak bisa mengingat banyak hal yang masuk akal. Saya benar-benar mabuk, yang saya rasa bisa anda lihat dalam wawancara yang saya lakukan," ucapnya, seperti dilansir oleh AS.
"Tapi saya ingat satu hal, saya tidak yakin apakah saya sudah mengatakan ini kepada siapa pun sebelumnya. Saya terbangun di sebuah van di sebuah garasi," serunya.
"Saya benar-benar sendirian. Saya ingat itu, tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi beberapa jam sebelumnya," tegas Klopp.
Watzke dan Ayam
Setelah keluar dari mobil van tersebut, Klopp mengaku ia memasuki sebuah ruangan besar. Di sana ia mengaku melihat CEO Dortmund, Aki (Hans-Joachim) Watzke.
Klopp pun bersiul agar Watzke menghampirinya. Saat itu, hanya ada kedua orang tersebut di ruangan besar tersebut.
Watzke kemudian mengungkapkan bahwa Klopp saat itu memang orang yang suka berpesta edan-edanan. "Jurgen benar-benar teler, ia selalu menikmati berpesta lebih parah dibandingkan orang lain," ungkapnya.
Keduanya kemudian mencari tumpangan untuk balik ke stadion. Watzke berhasil mencegat sebuah mobil van dan meminta tumpangan. Sang sopir, yang berasal dari Turki, sempat menolak permintaan itu. Namun ia berubah pikiran setelah ditawari duit sebesar 200 euro oleh Watzke.
"Aki duduk di depan dan saya di belakang, kepala saya membentur sisi mobil berkali-kali. Saya bisa mendengar ada suara berkokok. Saya kira saya sedang bermimpi. Tapi ternyata tidak. Sepatu saya dikerumuni oleh ayam-ayam hidup," bebernya.
"Ada juga tiga sapi yang baru saja mati disembelih, tapi sepertinya Klopp bahkan tidak menyadari itu," sambung Watzke.
Dortmund mampu mempertahankan gelar juaranya pada musim 2011-12. Jurgen Klopp pun sekali lagi berpesta. Akan tetapi, kali ini ia membatasi dirinya agar tidak sampai benar-benar teler.
(AS)
Baca Juga:
Lagi, Jurgen Klopp Nyanyikan Pujian untuk Roberto Firmino
Mohamed Salah Dicap Egois, Begini Jawaban Jurgen Klopp
Liverpool Dinilai Sudah Bermain Layaknya Juara, Trofi Premier League Musim Ini?
Klopp, Guardiola dan Pochettino Jadi Finalis The Best FIFA Men's Coach 2019
Lord Dejan Lovren Sakit Kepala di Liverpool Karena Sering Digosipkan Pindah Klub
Cristiano Ronaldo Datang, Pendapatan Juventus Meroket
Didier Drogba Buka Peluang Maju Ketua PSSI-nya Pantai Gading
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














